Proses Adaptasi Buruh Nelayan Kelong Apung di Musim Paceklik Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebung Kabupaten Bintan

  • Romi Aqmal STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau
Keywords: Adaptation, Fishermen, Famine

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adaptasi buruh nelayan kelong apung pada musim paceklik Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Populasi Dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan di RT 007/RW 003 Dusun II, Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, dengan jumlah 120 dan sampel yang di ambil sebanyak 70 orang yang bekerja sebagai nelayan buruh kelong apung. Teknik pengambilan sampel sampling purposive. Upaya adaptasi yang dilakukan oleh nelayan antara lain adalah aneka ragamkan sumber pendapatan, memanfaatkan: 1.Hubungan sosial, 2.Memobilisasi anggota rumah tangga, 3. Melakukan pengane karagaman alat tangkap, dan melakukan perubahan daerah penangkapan 4.Penebangan hutan secara illegal 5.Mengandalkan bantuan dari berbagai pihak, maka pendapat tersebut menjadi dasar teoritis dalam penelitian ini.

References

------------, 2007. Ekonomi Kelautan. PT RajaGrafindo Persada. Jakarta

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian, Edisi Revisi VI. Rineka Cipta: Jakarta

Black, James,A. 1992. Sosiologi Keluarga. Jakarta:PT. Eresco

Cholil Mansyur, 1977. Sosiologi Masyarakat Kota dan Desa. Usaha Nasional: Surabaya.

Dahuri, Rokhmin. 1996. Potensi Sumberdaya Pesisir dan Laut: Perspektif Ekonomi dan Ekologi. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan lautan. Institut Partanian Bogor; Bogor.

Data Monografi dan Profil Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan

Horton, P. B. & Hunt, C. L. 1992.Sosiologi 2.Jakarta: Erlangga

Kusnadi, 2000.Nelayan Strategi Adaptasi dan Jaringan Sosial. HUP: Bandung

Kusnadi,. 2009, Keberadaan Nelayan dan Dinamika Ekonomi Pesisir, Ar-Ruzz Media, Yogyakarta.,

Moleong, J.L, 2010. Metode Penelitian Kualitatif. PT. Raja Ros Dakarya: Bandung

Mulyadi, 2005. Ekonomi Kelautan. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Narwoko, J Dwi dan Bagong Suyanto (eds).,2007, Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan, edisi Kedua, Kencana Prenada Media Group, Jakarta.

Nazir, Mohd. 1988. Metode Penelitian, Ghalia Indonesia:Jakarta.

Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No. 15/Permen/M/2006

Sajogyo dan Pudjiwati, 1996.Sosiologi Pedesaan. Gajah Mada University Press: Bogor.

Satria, arif. 2002. pengantar sosiologi masyarakat pesisir. Jakarta: cidesindo

Soekanto, S. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Solihin, Ahmad; 2004; “Musim Paceklik Nelayan dan Jaminan Sosial”; Majalah Inovasi Vol 1/XVI/Agustus 2004.

Undang-undang NO 45 tahun 2009 tentang Perikanan

Undang-undang Republik Indonesia NO : 9 Tahun 1985 tentang Perikanan

Windi Yunika; 2005; “Analisis Finansial Usaha Kelong Apung di Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Kepulauan Riau Propinsi Kepulauan Riau”; Skripsi; FPIK-UNRI, Pekan Baru; belum diterbitkan.

Zeho, F. H., Prabowo, A., Estiningtyas, R. A., Mahadiansar, M., & Sentanu, I. G. E. P. S. (2020). Stakeholder collaboration to support accountability in village fund management and rural development. Journal of Socioeconomics and Development, 3(2), 89-100.

Zid Muhammad, Sartika Dewi dan Alkhudri A.T, 2013, Sosiologi Pesisir Catatan Kecil dari Pedesaan Banten. Edukati: Bogor.

Published
2020-10-26
How to Cite
Aqmal, R. (2020). Proses Adaptasi Buruh Nelayan Kelong Apung di Musim Paceklik Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebung Kabupaten Bintan. Jurnal Masyarakat Maritim, 4(1), 37-51. https://doi.org/10.31629/jmm.v4i1.2281