Strategi Pencegahan Korupsi di Provinsi Kepulauan Riau

  • Ramadhani Setiawan Dosen Ilmu Administrasi Negara Universitas Maritim Raja Ali Haji
Keywords: Korupsi, Strategi

Abstract

Strategi pencegahan korupsi pada umumnya ialah mengurangi perbuatan yang merugikan masyarakat dan merugikan negara. Dalam hal ini perlu adanya pendekatan dari ekonomi, budaya, etika atau moralitas. Pendekatan ini bertujuan memangkas secara berkala tindakan korupsi di birokrasi baik secara kelompok maupun individu serta meminimalisir korupsi yang meningkat siginifikan dalam beberapa tahun ini. Segala perbuatan korupsi di kepulauan riau mengarah pada tujuan memperkaya diri karena kurangnya pemikiran yang jernih akan ketidaktakutan melakukan tindakan tersebut. Dalam studi kepustakaan, penelitian ini menunjukan selain pendekatan, strategi dalam pencegahannya yang harus dilaksanakan melihat dari unsur manusia itu sendiri dengan melibatkankan pengawasan oleh partisipasinya masyarakat serta meningkatkan tanggung jawab moral serta kehidupan dilingkungan sekitar yang ditanamkan sikap anti korupsi dalam upaya menyelamatkan generasi muda yang akan datang

References

Alatas, S. H. (1990). Corruption: its nature, causes, and functions. Avebury.

Begovic, B. (2015). Corruption: Concepts, types, causes and consequences, 26(2), 9.

Boehm, F. (2009). Anti-Corruption in Regulation – A Safeguard for Infrastructure Reforms. Competition and Regulation in Network Industries, 10(1), 45–75.

Brooks, R. C. (1909). The Nature of Political (Vol. 24). The Academy of Political Science.

Ganie Rochman, M., & Achwan, R. (2016). Corruption in Indonesia’s Emerging Democracy. Journal of Developing Societies, 32(2), 159–177.

Hakim, A. (2007). Korupsi dan Reformasi Birokrasi.

Johnston, M. (2005). Syndromes of Corruption: Wealth, Power, and Democracy. Cambridge University Press.

Klitgaard, R. (1998). Controlling corruption. (Vol. 20). California: University of California Press.

Klitgaard, R. (2011). Figthing Corruption. CESifo DICE Report.

Kumorotomo, W. (2009). Inovasi Daerah dalam Pencegahan Korupsi. Simposium Nasional 2009 Tanpa Korupsi: Indonesia Bebas Korupsi Bukan Utopi, 1–10.

Kurer, O. (2015). Definitions of Corruption. Routledge Handbook of Political Corruption, (48), 30–41.

Mashali, B. (2012). Analyzing the relationship between perceived grand corruption and petty corruption in developing countries: case study of Iran. International Review of Administrative Sciences.

Internet

https://regional.kompas.com/read/2017/12/30/11372751/selama-2017-kasus-korupsi-meningkat-200-persen-di-kepri

https://www.kpk.go.id/id/publikasi/laporan-tahunan

Published
2019-07-31
How to Cite
Setiawan, R. (2019). Strategi Pencegahan Korupsi di Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Masyarakat Maritim, 3(1), 31-40. https://doi.org/10.31629/jmm.v3i1.1699