Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Berdasarkan Langkah-Langkah Brainsford & Steint Ditinjau dari Adversity Quotient

  • novia maini author
  • nur izzati
Keywords: kemampuan pemecahan masalah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi persamaan garis lurus berdasarkan langkah-langkah Bransford & Steint ditinjau dari Adversity Quatient (AQ). Langkah-langkah pemecahan masalah yang dikemukakan oleh Bransford & Steint terdiri dari I-Identify problem, D-Define goal, E-Explore possible strategie, A- Aanticipate outcomes and act,  dan L-look back and learn (IDEAL). Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek  penelitian siswa kelas VIII SMP IT Al-Madinah Tanjungpinang sebanyak 3 subjek yaitu tipe climbers, tipe campers, tipe quitters. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu soal tes pemecahan masalah materi persamaan garis lurus serta pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan meliputi data reduction, data display, canclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya setiap subjek dengan tipe AQ yang berbeda-beda memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang berbeda pula, yaitu : (1) subjek dengan tipe AQ climbers memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik dalam menyelesaian soal matematika, (2) subjek dengan tipe AQ campers memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang cukup dan belum mampu menyelesaikan soal matematika dengan tepat (3) subjek dengan tipe AQ quitters memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang kurang atau yang memilih menyerah  ketika menemukan kesulitan pada saat menyelesaikan soal matematika.

 

Kata Kunci : adversity quatient, kemampuan pemecahan masalah

Published
2019-07-30