Gerakan Buruh Di Indonesia Dalam Analisis Teori Perjuangan Kelas Karl Mark

  • Rahma Syafitri Dosen Sosiologi Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang
Keywords: Buruh, Perjuangan Kelas, Kesejahteraan

Abstract

Peringatan hari buruh internasional merupakan moment yang selalu dimanfaatkan oleh gerakan buruh untuk melakukan perjuangan untuk kepentingan kesejahteraan buruh diseluruh kalangan. Di Indonesia sendiri setiap adanyaperingatana hari buruh dilakukan aksi demontrasi damai yang dilakukan oleh semua buruh untuk menyuarakan tuntutan tentang perbaikan kehidupan mereka. Upaya ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Karl Mark bahwasanya perjuangan kelas harus dilakukan oleh buruh sebagai bagian dari kelas ploretat. Perjuangan kelas diperuntukkan agar ada bargaining position sehingga kesenjangan antara kelas atas dengan kelas bawah semakin hilang dan mencapai harapan yaitu tiada perbedaan kelas.

References

Ismail, I. & Bashir, M. Z. K., (2012). Karl Marx dan Konsep Perjuangan Kelas Sosial. International Journal of Islamic Thought, Vol.1, pp.28-33

Kristeva, N. S. S., (2011). Negara Marxis dan Revolusi Proletariat. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Marx, K. (1955). The Poverty of Philosophy. Brussels : Progress Publishers

Soepomo, I. (1987). Hukum Perburuhan Jakarta : Djambatan

Suhelmi, A. (2001). Pemikiran Politik Barat. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Syam, F. (2010). Pemikiran Politik Barat : Sejarah, Filsafat, Ideologi, dan Pengaruhnya Terhadap Dunia ke-3. Jakarta : PT Bumi Aksara

Yulianto, T. (2012). Hukum Sebagai Sarana Untuk Melindungi Pekerja/Buruh Dalam Hubungan Industrial. Jurnal Orbith. 8(2) pp.104-108

Internet

www.kompas.com

www.liputan6.com

www.vivanews.com

Dokumentasi

Badan Pusat Statistik. 2013 . Tentang Ketenagakerjaan di Indonesia tahun 2013.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia No 13 tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Published
2019-11-26
How to Cite
Syafitri, R. (2019). Gerakan Buruh Di Indonesia Dalam Analisis Teori Perjuangan Kelas Karl Mark. Jurnal Masyarakat Maritim, 3(2), 36-49. Retrieved from https://ojs.umrah.ac.id/index.php/jmm/article/view/1719