Siri’ Na Pesse dalam Masyarakat Bugis di Kota Tanjungpinang
DOI:
https://doi.org/10.31629/jmm.v2i1.1689Keywords:
Siri’na Fasse, Masyarakat BugisAbstract
Penelitian ini membahas mengenai siri’ na pesse dalam masyarakat Bugis di kota Tanjungpinang untuk melihat bagaimana masyarakat Bugis dalam mempertahankan tradisi siri’ na pesse di kota Tanjungpinang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang berusaha menggali,memahami, dan mencari fenomena sosial yang kemudian menghasilkan data yang mendalam. Hasil penelitian adalah menarasikan bagaimana masyarakat Bugis dalam mempertahankan tradisi siri’ na pesse di Kota Tanjungpinang dengan cara penerapan siri’ na pesse dalam profesi atau pekerjaannya, dalam Keluarga serta dalam kehidupan bermasyarakat. Karena siri’ na pesse dalam profesi atau pekerjaan dipertahankan dalam etos kerja orang Bugis. Sedangkan dalam keluarga mereka mempertahankannya dengan menanamkan serta menjaga siri’ na pesse dalam tradisi dan bahasa Bugis yang merupakan identitas bagi mereka. Masyarakat Bugis di Kota Tanjungpinang menjaga mempertahankan siri’ na pesse dalam kehidupan bermasyarakat menjadikan diri mereka sebagai penyeimbang ditengah-tengah masyarakat kota Tanjungpinang yang heterogen
Downloads
References
Sumber Buku:
Dahlan, Ahmad. 2014. Sejarah Melayu. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia
Damsar & Indrayani. 2009. Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Kencana Predana Media.
Hendrayady, Agus, dkk. 2011. Pedoman Teknik Penulisan Usulan Penelitian dan Skripsi Serta Ujian Sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Tanjungpinang: Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Kadir, Daud, dkk.2008. Sejarah Kebesaran Kesultanan Lingga-Riau. Daik Lingga: Pemerintah Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau.
Koentjaraningrat. 2004. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta
Narwoko, J.Dwi & Bagong Suyanto. 2004. Sosiologi: Teks Pengantar & Terapan. Jakarta: Prenada Media.
Nasaruddin, Koro.2009. Makassar Terkenang Masa Lalu. Mitracard Grafika
Ritzer, George.2012. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda . Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Ritzer, George & Gouglas J. Goodman. 2007. Teori Sosiologi Modern, .Jakarta: Prenada Media Group.
Ritzer, George. 2004. Edisi terbaru Teori Sosiologi. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Said, Mashadi. 2016. Jati Diri Manusia Bugis. Jakarta: Pro De Leader
Silalahi, Ulber. 2010. Metode Penelitian Sosial. Bandung. PT Refila Aditama
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sulaeman, Munandar.2010. Ilmu Budaya Dasar. Bandung: Refika Aditama.
Jurnal
Rusli, Muh. 2015. Implementasi Nilai Siri’ Na Pacce dan Agama Di Tanah Rantau; Potret Suku Bugis-Makasar Di Kota Gorontalo. Jurnal al-Asas, Vol. III No. 2 Oktober 2015.
Sumber lain
Badan Pusat Statistik Kota Tanjungpinang. 2017. Kota Tanjungpinang Dalam Angka Tahun 2017. Bekasi: CV. Putra Abadi Jaya. Nomor: 1102001.2171 (Katalog)
https://tanjungpinangkota.go.id/pages/profil. Di akses pada tanggal 19 Juli 2018, jam 10.14 wib.
https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbkepri/2015/02/10/jejak-sejarah-sultan-sulaiman-badrul-alamsyah-i-1722-1760/. di akses pada tanggal 17 Februari 2018, jam 13.26 wib.
https://www.id.wikipedia.org/wiki/umur. di akses pada tanggal 20 Juli 2018 jam 14.14 wib
Downloads
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.











