PUBLICATION ETHICS

EDITOR

  1. Editor harus memutuskan naskah tulisan mana yang harus dilanjutkan ke proses peninjauan, menentukan pengulas yang sesuai, meminta revisi, menjaga kualitas tulisan baik dalam konten maupun tampilannya.
  2. Editor harus memastikan bahwa proses desk review dilakukan dengan adil.
  3. Editor harus memastikan bahwa proses tinjauan secara double-blind Artinya bahwa editor menjaga kerahasiaan identitas penulis dan dua pengulas dalam proses peninjauan. Lebih lanjut, editor memiliki hak untuk memberikan masukan bagi naskah tulisan untuk menjaga kualitas yang menjadi sebuah artikel.
  4. Editor harus menjunjung tinggi prinsip netralitas dan objektifitas, yang berarti bahwa tidak boleh ada diskriminasi terhadap penulis berdasarkan identitas mereka dalam proses penyerahan dan publikasi. Editor harus memastikan bahwa JMM menghindari konflik kepentingan.
  5. Editor berkewajiban untuk menerima pengaduan dari penulis yang dapat disampaikan melalui email JMM: jmm@umrah.ac.id

 

PENINJAU

  1. Tinjauan harus dilakukan oleh setidaknya dua pengulas.
  2. Setiap pengulas wajib membuat keputusan tentang naskah tulisan : ditolak atau diterima (dengan atau tanpa perbaikan / revisi).
  3. Peninjau wajib memberikan masukan, saran, rekomendasi, dan kritik konstruktif untuk peningkatan kualitas tulisan
  4. Peninjau harus menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan, di mana mereka tidak diizinkan untuk membahas teks dengan pihak lain tanpa sepengetahuan tim editorial.
  5. Peninjau harus objektif dalam keputusan mereka, yang mendasari setiap input berdasarkan justifikasi ilmiah.

 

PENULIS

  1. Penulis harus mematuhi aturan dan format penulisan yang digunakan oleh JMM. Untuk alasan ini, penulis harus memastikan bahwa naskah tulisan sesuai dengan template JMM.
  2. Naskah harus asli, tidak boleh diterbitkan sebelum diserahkan, dan tidak sedang diproses untuk publikasi di jurnal lain.
  3. Penulis harus memastikan bahwa naskahnya bebas dari Ini berarti bahwa setiap teks dalam naskah (selain kutipan langsung) harus di parafrasekan dan bukan teks yang disalin langsung dari sumber lain.
  4. Studi yang dilaporkan oleh penulis harus mematuhi prinsip-prinsip etika dalam melakukan penelitian bahwa penelitian yang dilakukan tidak boleh membahayakan subjek / peserta penelitian.