https://ojs.umrah.ac.id/index.php/jmm/issue/feed Jurnal Masyarakat Maritim 2021-04-07T07:33:46+00:00 Sri Wahyuni jmm@umrah.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;" align="justify"><span style="background-color: #f0f0f0;">J</span><strong>urna</strong><strong>l Masyarakat Maritim</strong> (<strong>JMM</strong>) is a scholarly journal managed by the Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences Universitas Maritim Raja Ali Haji. JMM is a biannual journal published twice a year (May and October). The Journal ISSN Number is <strong>2721-4117</strong> (Online ISSN) and <strong>2580-7439</strong> (Print). Every article submitted to JMM <strong>will not have</strong> any 'Article Processing Charges'. This includes submitting, peer-reviewing, editing, publishing, maintaining, and archiving, and allows immediate access to the full-text versions of the articles. JMM receives not only a research paper but also a review paper. JMM focuses on the issue of maritime society, particularly coastal and transboundary society</p> <h4 style="margin: -12px -12px -10px; text-align: justify;">&nbsp;</h4> https://ojs.umrah.ac.id/index.php/jmm/article/view/3108 Perubahan Sosial Dalam Resepsi Pernikahan Masyarakat Melayu Pesisir Keturunan Bangsawan di Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau 2021-04-07T07:30:23+00:00 Marlin Agustin marlinagustin6@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan prosesi pernikahan orang Melayu keturunan bangsawan di Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Untuk memperoleh data yang sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling dengan kriteria informan terdiri dari tokoh adat dan tokoh masyarakat yang bergelar bangsawan Melayu. Hasil penelitian menemukan bahwa resepsi pernikahan keturunan bangsawan bergelar Tengku, Raja, dan Encik berbeda dalam pelaksanaannya. Namun, saat ini prosesi pernikahan keturunan bangsawan ini telah mengalami perubahan cara pelaksanaannya, karena alasan kepraktisan. Selain itu, prosesi pernikahan keturunan kerajaan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menjalani rangkaian adat istiadat yang harus dilalui dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.</p> 2020-10-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) https://ojs.umrah.ac.id/index.php/jmm/article/view/3055 Kajian Faktor Pencurian Peralatan Vital Kelong Apung Nelayan Kelurahan Kawal Kabupaten Bintan 2021-04-07T06:58:12+00:00 Azira Prawinugraha prawinugraha98@gmail.com Jamil Latief jamillatief8@gmail.com Sugiono Sugiono Sugiono@uhamka.ac.id <p>Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia (<em>archipelagic state</em>) yang memiliki kekayaan sumberdaya laut melimpah dan berpotensi untuk menaikkan perekonomian negara. Sebagai negara yang memiliki sumberdaya kelautan terbesar seharusnya masyarakat Indonesia tersejahterakan kehidupannya. Namun realita yang terjadi saat ini adalah sebaliknya, masyarakat daerah pesisir cendrung dilanda kemiskinan dan ketidakmampuan mengakses kehidupan layak sehingga memicu tindakan melanggar hukum seperti pembajakan dan pencurian. Masyarakat nelayan kelong Kabupaten Bintan Kelurahan Kawal mengeluhkan kasus pencurian peralatan vital kelong apung yang dapat terjadi hingga 5 kali dalam sebulan. Peneliti mencoba mengkaji faktor-faktor pencurian peralatan vital kelong apung&nbsp; menggunakan metode kualitatif kombinasi studi literatur dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil wawancara serta analisis deskriptif kami mendapatkan informasi bahwa penyebab pencurian peralatan vital kelong diantaranya adalah jarak dan waktu tempuh, fase bulan purnama, peilaku membeli peralatan seken, minim teknologi, kemiskinan, dan nihilnya program penjagaan kelong.</p> 2020-10-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Masyarakat Maritim https://ojs.umrah.ac.id/index.php/jmm/article/view/2855 Kesenjangan Upah Buruh Tani Perempuan Dengan Laki-laki (Problematika Kesetaraan Gender) 2021-04-07T07:31:21+00:00 Huldiya Syamsiar huldiyas@gmail.com Abdurrohman Abdurrohman huldiyas@gmail.com <p><em>Penelitian ini tentang kesenjangan pemberian upah buruh tani laki-laki dan perempuan sehingga menjadi sebuah problematika kesetaraan gender di Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap problematika kesetaraan gender yang tidak pernah bisa setara sampai saat ini. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu bagaimana sistem pengupahan buruh tani antara buruh tani perempuan dan laki-laki, serta bagaimana problematika kesetaraan gender dalam pemberian upah antara buruh tani perempuan dan laki-laki.&nbsp; Sedangkan tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan sistem pemberian upah buruh tani antara buruh tani perempuan dengan laki-laki serta&nbsp; untuk mengetahui problematika Kesetaraan Gender dalam pemberian upah antara buruh tani perempuan dengan laki-laki. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif pendekatan deskriptif.&nbsp; Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validasi yang digunakan untuk menguji kebenaran data menggunakan trianggulasi sumber penelitian. Analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian adalah sistem pemberian upah antara buruh tani perempan dengan laki-laki yaitu sistem harian dan borongan,serta problematika kesetaraan gender yaitu budaya patriarki, keliru dalam memahami agama, dan peran serta beban kerja.</em></p> 2020-10-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Masyarakat Maritim https://ojs.umrah.ac.id/index.php/jmm/article/view/2780 Pendidikan Sexs Pada Remaja di Keluarga Menengah Kebawah 2021-04-07T07:32:17+00:00 Havizathul Hanim viehanim@gmail.com <p>Penelitian ini bermaksud untuk melihat peran orang tua dalam mensosialisasikan pendidikan seks pada anak remaja di keluarga menengah ke bawah dan bentuk sosialisasi serta kendala yang dihadapi oleh orang tua dalam mensosialisasikan nilai-nilai sex education kepada sang anak yang sudah beranjak remaja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penulusuran data diawali survey awal, kajian literature, kajian lapangan dan wawancara mendalam serta observasi. Hasil penelitian pentingnya peranan orang tua dalam sosialisasi pengetahuan seks kepada anak sangat dibutuhkan. Kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seks dan kesibukan bekerja mengakibatkan kebanyakan orang tua tidak ingin memberikan pengetahuan seks pada anak remaja karena takut salah dalam memberikan informasi sehingga orang tua cenderung menyerahkan tanggung jawab dalam memberikan pengetahuan seks remaja pada pihak sekolah atau organisasi remaja. Rasa malu dan keengganan orang tua membiacarakan tentang seks kepada anak membuat sang anak mencari informasi kepada teman sebaya dan media internet.</p> 2020-10-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Masyarakat Maritim https://ojs.umrah.ac.id/index.php/jmm/article/view/2835 Petani Karawang Melawan Kemiskinan Dalam Kuasa-Politik ; Studi Observasi Partisipatif Tahun 2004-2005 2021-04-07T07:33:46+00:00 Mulyadi J Amalik pule.langpipi@gmail.com <p>Dunia pertanian merupakan sektor ungulan dalam pembangunan jangka panjang pada masa pemerintahan Orde Baru. Sektor pertanian selalu menjadi basis prioritas dalam setiap tahapan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) RI. Namun, konsep dan teori modernisasi yang melandasi pembangunan dunia pertaniana itu tidak meletakkan petani sebagai subyek, melainkan dijadikan obyek, baik untuk kepentingan pencitraan politik pemerintah Orde Baru maupun untuk kepentingan komersil aparat terkait. Khusus di Kabupaten Karawang, kebijakan pembangunan pertanian masa Orde Baru yang bersifat top-down menyebabkan ketergantungan petani sekaligus melahirkan pembangkangan atau perlawanan tersembunyi. Riset ini menggunakan metodologi observasi-partisipatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dan dialog intensif dengan para petani di Kabupaten Karawang. Analisis data kepustakaan menyangkut sejarah dan isu-isu strategis dunia petani dilakukan dengan landasan teori modernisasi, teori pembangunan, teori masyarakat, dan sosiologi politik. Setengah dekade awal pascareformasi menjadi momentum bagi petani Karawang untuk menata dan melembagakan ā€¯perlawanan tersembunyiā€¯ mereka menjadi manifes sebagai organisasi petani yang independen dan partisipatif. Melalui organisasi itulah petani melakukan pemberdayaan politik untuk kepentingan kolektif, seperti cara berorganisasi, berdemokrasi, berdiplomasi, advokasi nonlitigasi, menggunakan media massa untuk opini, menata jaringan, dan menguatkan literasi berdasarkan pengalaman</p> 2020-10-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Masyarakat Maritim