Kemampuan Mahasiswa Calon Guru Dalam Mengembangkan Instrumen Tes Hasil Belajar Kategori Higher Order Thinking Skill

Keywords: mahasiswa calon guru, instrumen tes hasil belajar, HOTS

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam melakukan tahap-tahap pengembangan tes hasil belajar kategori Higher Order Thinking Skill (HOTS). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian merupakan mahasiswa calon guru matematika yang mengikuti perkuliahan Evaluasi Pembelajaran Matematika. Data penelitian dikumpulkan melalui penugasan proyek. Data dinalisis  disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa calon guru dalam mengembangkan instrumen tes kategori HOTS secara klasikal tergolong baik dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 76,2. Kemampuan mahasiswa ini terbagi dalam tiga kategori, yaitu  32,1% termasuk kategori sangat baik, 39,3% tergolong baik, 25% tergolong cukup baik dan 3,6% termasuk kategori sangat kurang. Berdasarkan aspek kompetensi yang dinilai, rata-rata kemampuan mahasiswa tergolong baik. Pada aspek menganalisis butir soal, kemampuan mahasiswa tergolong cukup baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, Zainal. (2011). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ayuningtyas, N. & Rahaju, E. B. (2013). Proses penyelesaian soal higher order thinking materi aljabar siswa SMP ditinjau berdasarkan kemampuan matematika siswaâ€. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. 3. (1). 1-9.

Budiman, A. & Jailani. (2014). Pengembangan instrumen asesmen higher order thinking skill (HOTs) pada mata pelajaran matematika SMP kelas VIII semester 1. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1(2), hal. 139 – 151.

Ega, G., Firmansyah, B., & Julia, N. (2018). Calon guru matematika melalui level hots marzano. EduMa, 7(2), 41–48.

Harahap, S.S. (2009). Analisis kritis terhadap laporan keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Jailani, & Sugiman. (2018). Desain pembelajaran matematika untuk melatih higher order thinking skill (pertama). Yogyakarta: UNY Press.

Kemendikbud. (2018). Buku pegangan pembelajaran HOTs. Jakarta : Diraktorat Guru dan Tenaga Kependidikan.

Kemdikbud. (2017). Panduan penilaian HOTs. Jakarta: Diraktorat Guru dan Tenaga Kependidikan.

Kemdikbud. (2014). Konsep dan implementasi kurikulum 2013. Paparan Wamen Pendikbud RI Bidang Pendidikan.

Listiani, W., & Sulistyorini, Y. (2021). Kompetensi pedagogik mahasiswa program studi pendidikan matematika dalam menyusun tes matematika HOTS. Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 99–106. https://doi.org/10.31537/laplace.v4i1.467

Rahaju, E. B., Dini, K., Fardah, P., & Wijayanti, I. (2020). E B Rahaju, D K Fardah, P Wijayanti, I. (2020). Kemampuan guru-guru matematika SMP Kabupaten Ponorogo dalam mengembangkan soal berpikir tingkat tinggi. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 05(01), 75–81. Retrieved from https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jpmr

Rosnawati. (2009). Enam tahapan aktivitas dalam pembelajaran matematika untuk mendayagunakan kemampuan berpikir tingtkat tinggi siswa. Prosiding Seminar nasional Revitalisasi MIPA dan Pendidikan MIPA. UNY: Yogyakarta.

Sumaryanta. (2018). Penilaian HOTs dalam pembelajaran matematika. Indonesian Digital Journal of Mathematics and Education, 8(8), hal. 500-509.

Saputra, Hatta. (2016). Pengembangan Mutu Pendidikan Menuju Era Global: Penguatan Mutu Pembelajaran dengan Penerapan HOTs (High Order Thinking Skills). Bandung: SMILE’s Publishing.

Wijaya, W., & Andy, P. (2019). Profil Kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan instrumen tes mengacu standar hots pada mata kuliah evaluasi dan teknik pencapaian hasil belajar. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Published
2021-03-31
How to Cite
Izzati, N., & Febrian, F. (2021). Kemampuan Mahasiswa Calon Guru Dalam Mengembangkan Instrumen Tes Hasil Belajar Kategori Higher Order Thinking Skill. Jurnal Gantang, 6(1), 75-82. https://doi.org/10.31629/jg.v6i1.2672

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>