Penanaman Mangrove dengan Tema “Protect the Mangroves that Help Protect Our Island”

  • Bony Irawan Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Nurul Asikin Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Adam Fernando Universitas Maritim Raja Ali Haji
Keywords: penanaman mangrove, mangrove, ekosistem mangrove

Abstract

Kota Tanjungpinang merupakan daerah pesisir yang menjadi dampak meningkatnya jumlah penduduk di kota Tanjungpinang seperti alih fungsi lahan sebagai lahan pemukiman, industri, pertambangan serta kegiatan lainnya. Beberapa kawasan mangrove di kota Tanjungpinang perlu diberikan perhatian yang lebih. Salah satunya melalui konservasi ekosistem mangrove. Kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak rusaknya ekosistem mangrove di daerah pesisir menyebabkan permasalahan tersebut terus berlangsung. Oleh karena itu, dilakukan suatu tindakan seperti penanaman bibit mangrove di kawasan tersebut, sehingga kelangsungan hidup di kawasan ekosistem mangrove ini dapat terjaga kelestariannya. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu penanaman mangrove sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kawasan ekosistem mangrove dan menjaga kelestariannya.

References

Bengen, D. (2001). Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Bogor (ID): PKPSL–IPB.

Irawan, H. (2014). Panduan Penananam Mangrove.

Retrieved from https://www.researchgate.com/publication/329574329

Lasibani, S., & Eni, K. (2009). Pola penyebaran pertumbuhan ”propagul” mangrove rhizophoraceae di kawasan pesisir Sumatera Barat. Jurnal Mangrove dan Pesisir, 10(1), 33-38.

Ledheng, L., & Yustiningsih, M. (2018). Penanaman mangrove di perairan pantai Tanjung Bastian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Cendana, 1(1), 25-31.

Mulyani, Y., Lewaru, M., & Haetami, K. (2018). Pemanfaatan dan pelestarian mangrove untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Pangandaran. Jurnal Departemen Kelautan, FPIK, Universitas Padjadjaran, 2(11), 976-979.

Mustofa, A. (2018). Praktik pembibitan dan revitalisasi hutan mangrove pesisir Jepara. Journal of Dedicators Community UNISNU Jepara, 2(1), 8-16.

Noor, Y., Khazali, M., & Suryadiputra, I. (1999). Pedoman Pengenalan Mangrove di Indonesia (2nd ed.). Bogor: Wetlands International Indonesian Programe.

Panca, R. (2019). Enam Puluh Persen Mangrove di Batam Rusak.

Retrieved from Gatra: https://www.gatra.com/detail/news/431333/ekonomi/enam-puluh-persen-mangrove-di-batam-rusak.

Riau, B. P. (2019). Potensi Kepri.

Retrieved from https://barenlitbangkepri.com/potensi-kepri/.

Utina, R., Katili, A., & Retnowati, Y. (2014). Pemanfaatan ekosistem mangrove sebagai media dan sumber belajar IPA biologi di sekolah yang berada di desa sekitar kawasan mangrove. Laporan Akhir KKS Pengabdian Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo.

Utomo, B., S, B., & C, M. (2017). Strategi pengelolaan hutan mangrove di desa Tanggultlare Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(2), 117-123.

Published
2020-05-31