https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/issue/feed Jurnal Anugerah 2020-06-11T10:25:36+00:00 Puji Astuti jurnalanugerah@umrah.ac.id Open Journal Systems <p><strong>ISSN:&nbsp;<a href="http://u.lipi.go.id/1574657225">2715-8179</a> </strong><br>Jurnal Pengabdian Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji (Jurnal Anugerah) merupakan media diseminasi online berbasis&nbsp;<em>Open Journal System</em>&nbsp;(OJS) yang mempublikasikan artikel atau tulisan ilmiah hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Jurnal Anugerah diterbitkan dua kali dalam setahuan (<em>biannual</em>), yaitu pada bulan Mei dan November. <strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><a href="https://doi.org/10.31629/anugerah"><img src="https://ojs.umrah.ac.id/public/site/images/febrian/gggggy.png" alt="gggggy.png"> https://doi.org/10.31629/anugerah</a></strong></p> https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/2173 Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Multimedia bagi Kelompok Guru Sekolah Dasar di Desa Petunang Kabupaten Musi Rawas 2020-06-11T10:25:35+00:00 Ely Susanti ely_pasca@yahoo.com Muhammad Yusuf myusupmpd@yahoo.com Jeri Araiku jeriaraiku@fkip.unsri.ac.id Scristia Scristia bae_tia@yahoo.com Elika Kurniadi elikakurniadi@gmail.com Ruth Helen Simarmata ruthhelensimarmata@fkip.unsri.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru SD di Desa Petunang, Kabupaten Musi Rawas untuk membuat bahan ajar berbasis multimedia dengan menggunakan aplikasi Microsoft PowerPoint dan Cabri 3D, menghasilkan bahan ajar berbasis multimedia, dan melihat respons peserta terhadap kegiatan pelatihan.Pengabdian ini penting agar guru di setiap daerah mampu untuk menghasilkan bahan ajar berbasis multimedia yang berkualitas dan mendorong perkembangan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan abad 21. Model yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah model pendampingan dengan metode pembagian alat dan bahan serta metode demonstrasi yang diikuti oleh 9 peserta dari SDN 1 Petunang. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kegiatan berlangsung dengan baik serta guru-guru mampu membuat dua buah bahan ajar berbasis multimedia. Respons peserta pelatihan masuk ke dalam kategori memuaskan (3,129 dari 4) dengan rata-rata range kepuasan untukseluruh indikator sebesar 78,24%. Respons tertinggi terdapat pada item respons pelatihan sangat bermanfaat bagi guru yaitu sebesar 97,22%. Namun, respons untuk menggunakan multimedia sebagai bahan ajar cukup kecil dikarenakan keterbatasan fasilitas. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama berbagai pihak agar dapat memperbaiki sarana dan prasana pendukung agar dapat meningkatkan kualitas dan hasil belajar siswa.</p> 2020-05-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/2270 Pemahaman Objek Abstrak Matematika Guru Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Bintan 2020-06-11T10:25:35+00:00 Febrian Febrian febrian@umrah.ac.id Puji Astuti pujiastuti@umrah.ac.id <p>Matematika memiliki objek kajian abstrak yang terbagi menjadi menjadi empat yakni fakta, konsep, prosedur, dan prinsip. Pemahaman pada empat objek krusial ini menentukan pemahaman lebih baik terhadap matematika yang berimbas pada kualitas mengajar matematika oleh guru. Mengingat pentingnya memahamai objek matematika tersebut, maka dilakukan penelusuran melalui <em>Focus Group Discussion</em> terhadap 17 guru matematika SMA Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Melalui teknik ini digali informasi mengenai pemahaman guru meliputi bagaimana guru mendefinisikan dan memberikan contoh pada masing-masing objek tersebut. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Agar dapat menginterpretasi situasi, maka digunakan teori yang memungkinkan terbangunnya kesimpulan empiris. Hasil menunjukkan hanya objek fakta yang dapat didefinisikan dengan baik dengan pemberian contoh yang tepat dan luwes. Objek prosedur dipahami oleh semua guru, tetapi pemberian contoh terbatas hanya pada konteks bilangan. Konsep sebagai sebuah objek didefinisikan sebagai ide abstrak dan diasosiakan sebagai definisi oleh tidak lebih dari sepertiga guru dengan pemberian contoh terbatas. Pandangan mengenai konsep sebagai semua konten termuat dalam materi merupakan hal yang juga muncul di kalangan guru. Prinsip sebagai objek yang paling rumit tidak dipahami oleh semua guru dan di atas situasi tersebut pemberian contoh tidak dapat dilakukan.</p> 2020-05-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/1597 Pelatihan Model-Model Pembelajaran Inovatif untuk Guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Kota Bengkulu 2020-06-11T10:25:35+00:00 Fina Hiasa finahiasa@unib.ac.id Emi Agustina emiagustina@unib.ac.id <p>Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru di SMPN 7 Kota Bengkulu mengenai model pembelajaran inovatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pelatihan dengan ceramah dan tanya jawab serta demonstrasi yang dilakukan oleh beberapa guru dengan menerapkan model pembelajaran yang inovatif. Peserta dalam kegiatan ini adalah dewan guru SMPN 7 Kota Bengkulu yang berjumlah 13 orang. Instrumen yang digunakan dalam pelatihan ini adalah angket. Tim pelaksana membagikan angket untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan pengetahuan peserta pelatihan sebelum dan sesudah pelatihan diadakan. Hasilnya adalah terjadi peningkatan pengetahuan guru tentang model pembelajaran inovatif yaitu sebagai berikut, pengetahuan awal 45%, pengetahuan tentang teknik pelaksanaan sebesar 50%, pengetahuan mendalam sebesar 50%, dan pengetahuan tentang referensi sebesar 45%.</p> 2020-05-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/1977 Pembinaan Olimpiade Sains Nasional Bidang Matematika Topik Statistika dan Peluang Pada Siswa SMP Negeri 4 Tanjungpinang 2020-06-11T10:25:35+00:00 Dios Sarkity diossarkity@umrah.ac.id Mariyanti Elvi mariyantielvi@umrah.ac.id Metta Liana mettaliana@umrah.ac.id Dina Fitriyah dinafitriyah@umrah.ac.id <p>Olimpiade sains nasional (OSN) adalah suatu sarana untuk mengukur ketercapaian pembelajaran pada suatu mata pelajaran. Matematika merupakan salah satu bidang yang diujikan pada OSN. Banyak siswa menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit. SMPN 4 Tanjungpinang merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama di Tanjungpinang yang rutin mengirimkan utusan untuk mengikuti OSN tetapi masih kurang efektif dalam melakukan kegiatan pembinaan OSN. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan berupa pembinaan terhadap Siswa yang akan mengikuti OSN bidang matematika. Kegiatan ini diselenggarakan di SMPN 4 Tanjungpinang dan diikuti oleh 10 Siswa yang berasal dari kelas VII dan kelas VIII. Kegiatan pembinaan dilaksanakan dalam dua pertemuan dengan menekankan pada penguatan konsep dan pelatihan penyelesaian soal-soal. Topik yang dibahas adalah statistika dan peluang. Tes berupa soal esai diberikan kepada peserta pembinaan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memecahan masalah yang disajikan dalam soal olimpiade. Hasil tes menunjukkan bahwa siswa belum mampu untuk memecahkan masalah secara baik. Hal ini mengindikasikan pentingnya pembinaan yang lebih baik untuk memberikan penguatan konsep dan mengembangkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah olimpiade.</p> 2020-05-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/2160 Penanaman Mangrove dengan Tema “Protect the Mangroves that Help Protect Our Island” 2020-06-11T10:25:36+00:00 Bony Irawan bony@umrah.ac.id Nurul Asikin nurul_asikin@umrah.ac.id Adam Fernando adamfernando@umrah.ac.id <p>Kota Tanjungpinang merupakan daerah pesisir yang menjadi dampak meningkatnya jumlah penduduk di kota Tanjungpinang seperti alih fungsi lahan sebagai lahan pemukiman, industri, pertambangan serta kegiatan lainnya. Beberapa kawasan mangrove di kota Tanjungpinang perlu diberikan perhatian yang lebih. Salah satunya melalui konservasi ekosistem mangrove. Kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak rusaknya ekosistem mangrove di daerah pesisir menyebabkan permasalahan tersebut terus berlangsung. Oleh karena itu, dilakukan suatu tindakan seperti penanaman bibit mangrove di kawasan tersebut, sehingga kelangsungan hidup di kawasan ekosistem mangrove ini dapat terjaga kelestariannya. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu penanaman mangrove sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kawasan ekosistem mangrove dan menjaga kelestariannya.</p> 2020-05-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Anugerah