https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/issue/feed Jurnal Anugerah 2023-12-31T00:00:00+08:00 Puji Astuti jurnalanugerah@umrah.ac.id Open Journal Systems <p><strong>e-ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1574657225&amp;1&amp;&amp;">2715-8179</a> </strong><br>Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji (Jurnal Anugerah) merupakan media diseminasi online berbasis <em>Open Journal System</em>&nbsp;(OJS) yang mempublikasikan artikel atau tulisan ilmiah hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Jurnal Anugerah diterbitkan dua kali dalam setahuan (<em>biannual</em>), yaitu pada bulan Mei dan November. <strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><a href="https://doi.org/10.31629/anugerah"><img src="https://ojs.umrah.ac.id/public/site/images/febrian/gggggy.png" alt="gggggy.png"> https://doi.org/10.31629/anugerah</a></strong></p> https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6218 Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Merancang Proyek P5 Berbasis Literasi di SDN 1 Silanca Poso 2023-11-13T06:40:25+08:00 Novalita Fransisca Tungka novalita@unsimar.ac.id Erwin Taroreh avincedakuri@gmail.com Eliaumra Eliaumra elia.umra@gmail.com Chlara Vindi Tungka chlaravindivindi78172@gmail.com Ketrin Ratimba ketrinratimba36@gmail.com Rabiatul Adawia Anwar novalita@unsimar.ac.id <p>Kompetensi guru adalah faktor utama keberhasilan perancangan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 yang sesuai dengan kebutuhan siswa, satuan pendidikan, dan masyarakat. Guru yang berkompeten dalam mengintegrasikan berbagai jenis literasi dalam P5 akan mampu merancang proyek P5 sebagai aksi dan solusi atas permasalahan sehari-hari yang dialami oleh siswa dan masyarakat sekitarnya, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Hasil analisis situasi tim pelaksana menunjukkan bahwa permasalahan sosial yang dialami oleh SDN 1 Silanca sebagai mitra program pengabdian kepada masyarakat ini adalah <em>cyberbullying</em> dan pornografi di media sosial yang mengincar anak-anak serta pencemaran lingkungan di daerah aliran sungai Sungai Poso di Desa Silanca, sehingga P5 yang dibutuhkan oleh SDN 1 Silanca adalah P5 berbasis literasi lingkungan, literasi kewargaan, dan literasi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk pelatihan dan pendampingan bagi guru SDN 1 Silanca yang dilaksanakan selama dua bulan dengan metode <em>Participatory Learning and Action</em>. Data kuantitatif dan kualitatif diperoleh melalui tes, daftar tilik, observasi, dan <em>Focus Group Discussion</em> serta diolah dengan prosedur deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif. <em>Output</em> dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi serta mengolah informasi digital untuk merancang P5 berbasis literasi lingkungan dan literasi kewargaan.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6379 Pelatihan dan Pendampingan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran POS PAUD Nusa Indah Teluk Bakau 2023-11-14T10:14:04+08:00 Eko Febri Syahputra Siregar ekofebrisyahputrasiregar@umrah.ac.id Dina Fitriyah dinafitriyah@umrah.ac.id Dios Sarkity diossarkity@umrah.ac.id Juriansyah Juriansyah juriansyah@gmail.com Rahmainy Syahfitri Syahfitri@gmail.com <p>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan satuan Pendidikan yang sangat penting dalam menunjang dan mengembangkan kemampuan peserta didik pada usia keemasan. Berbagai permasalahan dihadapi oleh Pos PAUD Nusa Indah Teluk Bakau terkait implementasi kurikulum merdeka, pelaksanaan pembelajaran, serta pengembangan minat dan bakat anak melalui penyelenggaraan PAUD. Dalam rangka memberikan solusi, Tim Pengabdian UMRAH melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk implementasi kurikulum merdeka bagi Guru POS PAUD Nusa Indah Teluk Bakau. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun Modul Ajar, mengoptimalkan komunitas belajar, dan menyelenggarakan pembelajaran dalam rangka meningkatkan minat dan bakat siswa. Metode dilakukan dengan cara kuantitatif, dengan menggunakan instrumen untuk menganalisis ketercapaian luaran dari implementasi kurikulum Merdeka. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> serta penilaian tugas pelatihan melalui metode dokumentasi berupa modul ajar, dokumen pelaksanan pembelajaran dan dokumen pelaksanaan komunitas belajar. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pelatihan dalam memahami konsep implementasi kurikulum merdeka, penyusunan modul ajar, serta komunitas belajar. Melalui kegiatan ini, guru juga telah mampu menyusun modul ajar, melaksanakan komunitas belajar secara optimal, dan melaksanakan pembelajaran dengan mengoptimalkan penyalur minat dan bakat peserta didik melalui Pojok Kreasi.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6318 Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android dengan Konteks Kemaritiman bagi Guru di SMP N 1 Bintan 2023-12-12T01:09:43+08:00 Susanti Susanti shanty@umrah.ac.id Een Sumarni eensumarni@umrah.ac.id Nurul Hilda Syani Putri nurulhsp14@umrah.ac.id <p>Era <em>society</em> 5.0 menuntut guru untuk inovatif dan produktif memanfaatkan IPTEK seperti doratoon, canva, articulate storyline dan apk builder dalam membuat bahan ajar berbasis aplikasi android yang kontekstual dan berbasis kebutuhan Masyarakat maupun masalah di lingkungan peserta didik agar pembelajaran mudah dipahami yang sesuai dengan P5 dalam kurikulum Merdeka. Maka, bagi sekolah di Kepulauan Riau perlu mengintegrasikan konteks kemaritiman dalam pembelajaran. Berdasarkan wawancara dengan kepala SMPN 1 Bintan terdapat permasalahan yaitu: guru belum memaksimalkan pemanfaatan teknologi, kurangnya motivasi pentingnya media pembelajaran interaktif, proses pembelajaran berpusat pada guru, dan kesulitan mengintegrasikan kontekstual kemaritiman dalam materi. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertujuan menambah wawasan, pengetahuan serta keterampilan guru membuat media pembelajaran berbasis aplikasi android dengan konteks kemaritiman. Bentuk kegiatan PKM adalah pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran aplikasi android menggunakan konteks kemaritiman. Instrumen angket <em>google form</em> digunakan untuk pengambilan data evaluasi dan pemahaman peserta yang dianalisis secara deskriptif. Hasil angket menunjukkan: (1) Peserta memiliki pengetahuan tentang media pembelajaran berbasis aplikasi android dengan mengaitkan konteks kemaritiman; (2) Meningkatnya keterampilan guru membuat media pembelajaran aplikasi android dengan mengintegrasikan konteks kemaritiman. Hasil PKM mengimplikasikan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi dengan konteks kemaritiman merupakan salah satu media pembelajaran yang memanfaatkan IPTEKS dengan mempertimbangkan karakteristik lingkungan peserta didik.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6329 Pelatihan Penulisan Laporan Penelitian Tindakan Kelas untuk Pengembangan Kompetensi Guru di Kabupaten Magelang 2023-11-04T19:14:49+08:00 Nina Agustyaningrum agustyaningrum@gmail.com Arifta Nurjanah arifta.nurjanah@untidar.ac.id <p>Menulis PTK merupakan suatu pengembangan kompetensi profesional bagi guru untuk melakukan inovasi pembelajaran sekaligus menjadi salah satu persyaratan peningkatan karier guru. Namun, masih banyak guru belum mampu menulis laporan PTK karena keterbatasan pengetahuan serta kurangnya motivasi dalam hal ini. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah menambah pengetahuan tentang penulisan laporan PTK untuk mendukung kompetensi profesional dan motivasi guru dalam menulis PTK. Sasaran peserta yaitu para guru di SMAN 1 Salaman dan SMPN 2 Muntilan yang berjumlah 72 orang. Kegiatan pengabdian terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sementara metode pelaksanaan yaitu pelatihan yang mencakup sesi ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Untuk melihat ketercapaian tujuan kegiatan digunakan angket respons yang mengukur kebermanfaatan kegiatan dalam menambah pengetahuan penulisan laporan PTK, motivasi, dan keterlaksanaan. Analisis dilakukan dengan menghitung persentase peserta yang memberikan respons positif terhadap pernyataan angket. Hasil dari program ini yaitu menambah pengetahuan guru mengenai penulisan laporan PTK yang meliputi perumusan masalah, penyusunan kajian teori, metode penelitian, hasil dan pembahasan hingga kesimpulan. Selain itu, pelatihan ini mampu membangkitkan motivasi para guru untuk menulis PTK, tidak hanya untuk tujuan karier, tetapi juga untuk pengembangan kompetensi profesional.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6288 Pendampingan Belajar Sebagai Upaya Penanganan Learning Loss Pasca Pandemi Covid-19 Bagi Siswa SD Negeri 2 Lepar Pongok 2023-11-13T06:31:24+08:00 Mahfudz Reza Fahlevi mahfudzrezafahlevi@gmail.com Hilhamsyah Hilhamsyah hylhaemsyah@gmail.com <p>Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa bagi Indonesia di berbagai sektor, salah satunya di sektor pendidikan. Situasi pembelajaran di sekolah pun terpaksa dibatasi dan belajar daring, begitu pula yang terjadi di Desa Tanjung Sangkar Kecamatan Lepar Pongok sehingga siswa mengalami <em>Learning Loss</em>. Oleh sebab itu, mahasiswa KKN-MB IAIN SAS Bangka Belitung mengadakan program bimbingan belajar dengan berbagai metode menarik yang ditujukan bagi siswa SD Negeri 2 Lepar Pongok. Tujuannya, agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan adanya bimbingan belajar. Pola yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini mengacu pada model <em>Asset Based for Community Development</em> (ABCD) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan respons angket para guru yang telah membersamai mahasiswa KKN. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dari penjabaran hasil observasi dan deskriptif kuantitatif dari respons angket. Hasil dari pengabdian ini berjalan dengan baik, tingkat literasi, numerasi dan prestasi siswa makin membaik. Dapat disimpulkan bahwa tingginya antusias siswa ketika belajar dengan metode yang menyenangkan dan juga didukung dengan berbagai respons positif dengan angka persentase yang tinggi dari para guru melalui angket.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/5209 Pendampingan Membaca Al-Qur’an Secara Tartil (Ilmu Tajwid) Berbasis Macro Media Flash untuk Anak-Anak Desa Sungai Petai Kabupaten Kampar 2023-02-28T07:34:21+08:00 Musaddad Harahap musaddadharahap@fis.uir.ac.id Firdaus Firdaus firdausrida@edu.uir.ac.id Ary Antony Putra aryantonyputra@fis.uir.ac.id Alfitri Alfitri alfitrizulkifli2017@gmail.com Romaito Rambe musaddadharahap@fis.uir.ac.id <p>Permasalahan kegiatan PkM ini adalah ditemukannya fakta rendahnya kemampuan dan motivasi belajar ilmu tajwid anak-anak muslim. Idealnya sebagai seorang muslim harus mengerti bahwa ilmu tajwid merupakan ilmu yang wajib dipelajari, karena dengannya seseorang lebih potensial dalam menghayati, memahami, dan menginternalisasikan nilai-nilai agama. Untuk meningkatkan kemampuan ilmu tajwid bisa dengan menggunakan media. Media yang akan digunakan adalah macro flash. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil (ilmu tajwid) bagi anak-anak muslim. Metode PkM ini adalah berbentuk pendampingan membaca Al-Qur’an secara tartil (ilmu tajwid) berbasis macro media flash untuk anak-anak di desa Sungai Petai. Dalam pelaksanannya, materi ilmu tajwid sudah didesain dalam macro media flash (<em>by utilization</em>) dan dipresentasikan. Pengumpulan data menggunakan <em>pre test</em> dan <em>post test</em>. Analisis data menggunakan persentase. Sasaran PkM adalah anak-anak mengaji. Hasil dari PkM ini adalah meningkatnya kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil (ilmu tajwid) anak-anak. Peningkatan itu terlihat dari perbandingan persentase hasil uji <em>post test </em>dengan <em>pre test </em>pada lima soal yang diberikan<em>.</em> Soal pertama, saat <em>pre test</em> jawaban anak-anak yang benar 60%. Pada saat <em>post test</em> mencai 100%. Soal kedua, jawab yang benar 70%, sedangkan pada saat <em>post test</em> 100%. Soal ketiga, 43,33%-96 dan saat <em>post test</em> 66%, Soal keempat, yang benar 56,66%, saat <em>post test</em> 100%. Soal kelima, yang benar 50%, sedangkan pada saat <em>post tes</em> sudah mencapai 100%. Hasil PkM ini sangat penting untuk dijadikan sebagai referensi, terutama jika ingin melakukan kegiatan pendampingan yang sama.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6091 Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Raudatul Athfal dan Madrasah Ibtidaiah di Pontianak Utara 2023-11-14T08:57:49+08:00 Dona Fitriawan donafitriawan@fkip.untan.ac.id Agung Hartoyo Hartoyo@gmail.com Hamdani Hamdani Hamdani@gmail.com Nurfadilah Siregar Siregar@gmail.com Ahmad Yani T Yani@gmail.com Revi Lestari Pasaribu Pasaribu@gmail.com Zubaidah R Zubaidah@gmail.com Endar Sulistyowati Sulistyowati@gmail.com <p>Pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru Raudatul Athfal dan Madrasah Ibtidaiah ketika mengimplementasikan kurikulum merdeka. Kebutuhan Implementasi Kurikulum Merdeka pada guru RA dan MI didasari diskusi dengan mahasiswa pascasarjana pendidikan matematika dan mereka juga selaku guru/kepala sekolah/anggota MGMP sekecamatan Pontianak utara terkhusus RA dan MI yang memandang kebutuhan mendesak akan IKM tersebut. Kegiatan Pengabdian ini diadakan secara luring berlokasi di Aula RA Babussalam kecamatan Pontianak utara. Teknik dan Instrumen pengumpul datanya adalah teknik komunikasi langsung dan tak langsung, teknik observasi, dan teknik dokumentasi dengan alatnya berupa wawancara, lembar pengamatan, angket, dan dokumen-dokumen terkait. Wawancara dilakukan untuk mengetahui sejauh mana analisis kebutuhan implementasi kurikulum merdeka setelah pandemic, lembar pengamatan digunakan untuk mengamati jalannya pelatihan, diskusi dan tanya jawab yang terjadi di dalamnya, sedangkan dokumentasi digunakan untuk meninjau kebutuhan teori, materi, dan proses pelaksanaan yang berkeiatan dengan implementasi tersebut juga tak lupa angket respons guru untuk melihat keterlaksanaan keberhasilan program. Persiapan yang dilakukan dalam kegiatan pelatihan ini berupa: 1) panduan modul ajar; 2) panduan dokumen ATP; 3) panduan pembelajaran dan asesmen; 4) modul penguatan proyek Pancasila; 5) panduan pengembangan proyek; dan 6) panduan pendidikan khusus. Dengan hasil yang diperoleh adalah: 1) adanya draft perangkat pembelajaran Implementasi Kurikulum Merdeka yang berhasil disusun; 2) kesepakatan pelatihan secara berkelanjutan dan berkesinambungan; 3) artikel publikasi ilmiah yang siap diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi. Kegiatan ini diikuti dengan sangat antusias dengan dibuktikan dengan kehadiran peserta selaku guru lebih dari 100 peserta dan mendapatkan dampak yang positif dengan diukur melalui pengumpulan produk secara antusias berupa draft perangkat pembelajaran IKM yang dinilai oleh tim pengabdian sangat layak diimplementasikan sebagai panduan kurikulum di sekolah tersebut dan nantinya diterapkan ke peserta didik. Juga tak lupa respons guru yang positif dan sangat baik ketika dilakukan penyebaran angket respons.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/4457 Sosialisasi Pengaruh Pendidikan Keluarga bagi Pembentukan Karakter Anak 2023-03-27T04:45:29+08:00 Tety Kurmalasari tetisari410@gmail.com Atmadinata Atmadinata Atmadinata@gmail.com Anastasia Wiwik Swastiwi Wiwik@gmail.com Siti Habiba Habiba@gmail.com Rines Onixy Tampubolon Onixy@gmail.com <p>Pada dasarnya perkembangan karakter anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua atau seorang ibu yang merupakan contoh utama atau role model terhadap anaknya. Di Sei Jang laut terdapat banyak orang tua masih menggunakan pola asuh tradisional dalam mendidik anak, di mana anak melakukan kesalahan anak yaitu dengan dipukul atau dimarahi dengan kata-kata kasar dan nada suara yang tinggi sehingga orang tua perlu memahami tahap perkembangan fisik maupun perkembangan kognitif pada anak. Dengan adanya sosialisasi orang tua merupakan contoh utama dalam keluarga sehingga pola asuh yang baik dapat menanamkan dan membudayakan karakter anak sejak dini agar diperoleh karakter yang baik dan berkualitas serta dapat mewujudkan bangsa yang bermoral tinggi bagi generasi penerus bangsa. Tujuan dari pengabdian di Sei Jang, RT.001/RW.001 Kota Tanjungpinang yaitu mengupayakan dan memotivasi kesadaran orang tua untuk mengarahkan, mengontrol dan membimbing anak-anaknya agar dapat menghadapi tantangan kehidupan ke depan dan penentu masa depan serta memberikan semangat dan pencerahan rohani kepada orang tua dan keluarga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu sosialisasi dengan metode ceramah, yaitu tentang pola asuh anak sesuai dengan syair Raja Ali Haji dan sesuai <em>Alquran</em>, pada hari selanjutnya pengisian angket tentang pola asuh anak dalam kehidupan sehari-hari. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi lapangan dan pengisian angket / kuesioner kepada responden yang berjumlah 19 orang. Dari hasil pengabdian ini, terdapat lebih banyak pola asuh otoriter yang dilakukan masyarakat Sei Jang sehingga dengan adanya sosialisasi ini masyarakat Menambah ilmu bagi keluarga yang mengikuti acara ini terutama pola asuh yang benar dan Meningkatkan kembali peranan keluarga sebagai pendidik pertama terhadap anak-anak, memperkuat karakter anak serta memberikan contoh teladan dan figur.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6333 Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Berbasis 4C1L untuk Kemandirian Riset Siswa SMAN 3 Yogyakarta 2023-11-13T08:15:01+08:00 Tejo Nurseto Nurseto@gmail.com Daru Wahyuni Wahyuni@gmail.com Kiromim Baroroh Baroroh@gmail.com Ngadiyono Ngadiyono Ngadiyono@gmail.com Sulasmi Sulasmi sulasmi@uny.ac.id <p>Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis artikel ilmiah berbasis 4C1L di SMAN 3 Yogyakarta. 4C1L merupakan keterampilan utama yang sering diperbincangkan dalam konteks pendidikan modern, yaitu <em>critical thinking</em> (berpikir kritis), <em>creative thinking</em> (berpikir kreatif), <em>collaboration </em>(kerja sama), <em>communication</em> (komunikasi), dan <em>leadership</em> (kepemimpinan). Peserta kegiatan sebanyak 25 siswa dengan bidang ilmu sosial humaniora dan sains. Metode atau pendekatan yang dilakukan dalam pelaksanan kegiatan pengabdian ini adalah dengan cara ceramah untuk pemaparan materi, diskusi, pelatihan secara luring dan pendampingan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengungkap kemandirian riset siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Kegiatan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah ini dilakukan dengan pelaksanaan pelatihan dan pendampingan secara berkala. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan pengabdian, dilakukan evaluasi dengan indikator kepuasan mitra dan pengukuran kemandirian riset untuk peserta pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan kemandirian riset anak SMA N 3 Yogyakarta dalam kategori tinggi. Kemandirian riset dinilai dari siswa mampu menghasilkan mini riset baik secara individu maupun kelompok secara mandiri, percaya diri, disiplin, tanggung jawab, inisiatif dan mampu mengontrol diri dalam melakukan riset.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6361 Pemanfaatan Aplikasi Canva sebagai Media Presentasi dalam Mendukung Pembelajaran di Kelas bagi Guru SD di Magelang 2023-12-12T01:26:01+08:00 Rini Estiyowati Ikaningrum riniestiyowati@untidar.ac.id Lilia Indriani Indriani@gmail.com Irene Kendy Amalia Amalia@gmail.com <p>Saat ini, semua sekolah berupaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Guru sebagai fasilitator di dalam kelas diharapkan mampu untuk menampilkan proses pembelajaran yang inovatif dan kreatif dengan memanfaatkan teknologi. Meskipun kendala yang dihadapi guru dalam hal pemanfaatan teknologi masih sering ditemui, namun ternyata masih ada kelompok guru yang ingin terus mengembangkan kemampuan di bidang pengajaran. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan sangat diperlukan untuk membantu guru-guru dalam memanfaatkan teknologi. Tujuan kegiatan pendampingan yaitu mendampingi guru dalam mengenal fitur aplikasi Canva, mendesain template, layout dan gaya desain yang menarik untuk media presentasi yang digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, tim pengabdian ingin mengetahui bagaimana respons guru dalam pelaksanaan kegiatan pendampingan. Metode yang dilakukan terbagi menjadi beberapa tahap yaitu: observasi, sosialisasi pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Mitra dari kegiatan pendampingan ini yaitu guru SD Kramat 5 di Wilayah Magelang. Teknik pengumpulan data didapatkan melalui observasi langsung, wawancara serta angket yang dianalisis secara deskriptif. Dari kegiatan pendampingan didapatkan hasil bahwa para guru tampak antusias dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan pendampingan dengan memanfaatkan aplikasi Canva. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa media canva yang dibuat para guru untuk digunakan dalam kegiatan presentasi materi dan diskusi di kelas. Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan pemanfaatan aplikasi Canva ini dapat memberikan manfaat bagi para guru SD dalam memvariasikan kegiatan pembelajaran yang sebelumnya lebih banyak menggunakan buku atau media presentasi konvensional menjadi menggunakan aplikasi yang lebih menarik.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6387 Edukasi Guru SMPN 4 Kamal terkait Gaya Belajar Siswa Berbasis Kearifan Lokal 2023-12-12T01:07:01+08:00 Medika Risnasari medika.risnasari@trunojoyo.ac.id Dwi Nurhayati Adhani dwi.adhani@trunojoyo.ac.id Dewi Mayangsari dewi.sari@trunojoyo.ac.id Prita Dellia prita.dellia@trunojoyo.ac.id Afrian Rozan Rozan@gmail.com Adam Dharmasaputra Dharmasaputra@gmail.com Jannatul Firdausiyah Firdausiyah@gmail.com Nina Nariyono Nariyono@gmail.com <p>Guru adalah sosok yang penting di dalam proses pembelajaran. Guru sebagai fasilitator serta pendidik yang memberikan pembelajaran di kelas. Banyak faktor yang diperlukan dalam keberhasilan pembelajaran di kelas, salah satunya pemahaman tentang gaya belajar siswa. Pembelajaran di kelas lebih lancar jika guru dapat memahami gaya belajar siswa. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan seminar kepada guru di SMPN 4 Kamal tentang gaya belajar siswa berbasis kearifan lokal. Kearifan lokal dijadikan sebagai kerangka dalam pembelajaran siswa SMPN 4 Kamal. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu observasi, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 20 orang peserta dari guru SMPN 4 Kamal. Tolak ukur dari keberhasilan seminar dilakukan dalam bentuk soal <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> dari pemahaman materi yang disampaikan narasumber. Hasil yang didapat dalam pengabdian ini yaitu peningkatan pemahaman guru terhadap gaya belajar dengan rata-rata semula 66.5 menjadi 91.5 serta peningkatan pemahaman tentang kearifan lokal dengan rata-rata semula 70 menjadi 89.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah https://ojs.umrah.ac.id/index.php/anugerah/article/view/6132 Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Video Berbasis Kurikulum Merdeka bagi Guru Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan di Sekolah 2023-11-13T08:35:42+08:00 Mahlianurrahman Mahlianurrahman mahlianurrahman@unsam.ac.id Alpidsyah Putra Putra@gmail.com Muhammad Febri Rafli Rafli@gmail.com <p>Kegiatan pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka berangkat dari permasalahan kekerasan yang sering terjadi di sekolah SD Al Washliyah Langsa dan keinginan guru untuk berlatih dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Kemudian masih terdapat guru yang belum bisa membuat media ajar pencegahan kekerasan dan belum ada guru mengembangkan media ajar pencegahan kekerasan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka yang memuat materi pencegahan kekerasan. Kurikulum merdeka yang telah ditetapkan pemerintah merupakan salah satu upaya agar suasana sekolah aman dan nyaman. Agar tujuan tersebut dapat tercapai maka kegiatan ini diselenggarakan dengan menggunakan metode <em>Asset Based Community Development</em> (ABCD). Data peningkatan kemampuan guru diperoleh melalui tes pemahaman dan dianalisis menggunakan uji deskriptif. Pelatihan ini telah meningkatkan kemampuan 25 orang guru Sekolah Dasar dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka yang memuat materi pencegahan kekerasan.</p> 2023-12-31T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Anugerah