Edukasi Pelestarian Warisan Sejarah dan Budaya Pulau Penyengat untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dan Generasi Muda
DOI:
https://doi.org/10.31629/khidmat.v3i1.8432Keywords:
Pelestarian, Warisan Budaya, Edukasi, Pariwisata BudayaAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pelestarian warisan sejarah dan budaya Pulau Penyengat sebagai salah satu kawasan bersejarah yang memiliki nilai strategis bagi identitas Melayu, sejarah Kesultanan Riau-Lingga, tradisi keislaman, dan pengembangan pariwisata budaya di Kepulauan Riau. Permasalahan utama yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih perlunya penguatan pemahaman masyarakat mengenai makna pelestarian, etika menjaga situs, pewarisan nilai budaya, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan heritage. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, diskusi partisipatif, refleksi, dan evaluasi kualitatif. Pemateri memberikan penguatan materi mengenai pelestarian warisan sejarah, pengembangan pariwisata budaya, dan pentingnya partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai nilai historis dan budaya Pulau Penyengat, pentingnya menjaga situs warisan, serta perlunya membangun perilaku wisata yang bertanggung jawab. Diskusi partisipatif juga memperlihatkan adanya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan kawasan, etika kunjungan, pewarisan nilai sejarah kepada generasi muda, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi pelestarian mampu menjadi instrumen penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat. Pelestarian Pulau Penyengat perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama pemerintah, akademisi, masyarakat lokal, pelaku wisata, komunitas budaya, dan generasi muda agar kawasan ini tetap menjadi simbol sejarah, identitas Melayu, dan destinasi wisata budaya yang berkelanjutan.
Downloads
References
Azman, N., Abdul Halim, S., Liu, O. P., Saidin, S., & Komoo, I. (2010). Public education in heritage conservation for geopark community. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 7, 504–511. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.10.068
Dadizadeh, N. A., & Doğan, E. (2024). Community engagement and sustainable heritage tourism: Mediating role of archaeological heritage interpretation. Conservation and Management of Archaeological Sites, 26(2–3), 175–206. https://doi.org/10.1080/13505033.2024.2400627
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. (n.d.). Wisata Pulau Penyengat. Pemerintah Kota Tanjungpinang. Retrieved May 31, 2026, from https://disbudpar.tanjungpinangkota.go.id/destinasi-detail/wisata-pulau-penyengat
Gaonkar, S., & Sukthankar, S. V. (2025). Measuring and evaluating the influence of cultural sustainability indicators on sustainable cultural tourism development: Scale development and validation. Heliyon, 11(4), e42514. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2025.e42514
Göçer, O., Boyacioglu, D., Karahan, E. E., & Shrestha, P. (2024). Cultural tourism and rural community resilience: A framework and its application. Journal of Rural Studies, 107, 103238. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2024.103238
Greaves, A. M., Öz, A., Yegen, G., Apaydın, V., & Gilby, C. (2023). Heritage education and active learning: Developing community and promoting diversity in Turkey. Journal of Community Archaeology & Heritage, 10(2), 144–161. https://doi.org/10.1080/20518196.2023.2176087
Hasan, M. H., Chowdhury, M. A., & Wakil, M. A. (2022). Community engagement and public education in northwestern part of Bangladesh: A study regarding heritage conservation. Heliyon, 8(3), e09005. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e09005
Khater, M., Zouair, N., Saad, M. A., Bayoumy, M., & Al-Salim, F. (2025). Reviving heritage through regenerative tourism and community empowerment for sustainable futures. Social Sciences & Humanities Open, 12, 102004. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.102004
Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. (n.d.). Pulau Penyengat: Warisan sejarah, budaya, dan wisata religius di jantung Melayu. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Retrieved May 31, 2026, from https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-batam/baca-artikel/17763/Pulau-Penyengat-Warisan-Sejarah-Budaya-dan-Wisata-Religius-di-Jantung-Melayu.html
Khodadadi, M., Pezeshki, F., & O’Donnell, H. (2022). Small but perfectly (in)formed? Sustainable development of small heritage sites in Iran. Journal of Heritage Tourism, 17(1), 74–90. https://doi.org/10.1080/1743873X.2021.1933992
Li, Y., Ismail, M. A., & Aminuddin, A. (2024). How has rural tourism influenced the sustainable development of traditional villages? A systematic literature review. Heliyon, 10(4), e25627. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e25627
Moneta, A., Hodgson, N., & Fearon, E. (2025). Re-interpreting intangible cultural heritage through immersive live performances to enhance memory-based institutions and foster community engagement. International Journal of Heritage Studies. https://doi.org/10.1080/13527258.2025.2478612
Mteti, S. H., Mpambije, C. J., & Manyerere, D. J. (2025). Unlocking cultural tourism: Local community awareness and perceptions of cultural heritage resources in Katavi Region in southern circuit of Tanzania. Social Sciences & Humanities Open, 11, 101295. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.101295
Pai, C.-H., Zhang, Y., Wang, Y.-L., Li, K., & Shang, Y. (2025). Current challenges and opportunities in cultural heritage preservation through sustainable tourism practices. Current Issues in Tourism. https://doi.org/10.1080/13683500.2024.2443776
Pezeshki, F., Khodadadi, M., & Bagheri, M. (2023). Investigating community support for sustainable tourism development in small heritage sites in Iran: A grounded theory approach. International Journal of Heritage Studies, 29(8), 773–791. https://doi.org/10.1080/13527258.2023.2220316
Rasoolimanesh, S. M., Jaafar, M., Ahmad, A. G., & Barghi, R. (2017). Community participation in World Heritage Site conservation and tourism development. Tourism Management, 58, 142–153. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2016.10.016
Rasoolimanesh, S. M., Jaafar, M., Kock, N., & Ahmad, A. G. (2017). The effects of community factors on residents’ perceptions toward World Heritage Site inscription and sustainable tourism development. Journal of Sustainable Tourism, 25(2), 198–216. https://doi.org/10.1080/09669582.2016.1195836
Romera, F., Le Bigot, E., & Khoo, C. (2025). Heritage education towards sustainable development in tourism: An inclusive systematic literature review. Tourism Recreation Research. https://doi.org/10.1080/02508281.2024.2417334
Shubbar, F., Boussaa, D., & Madandola, M. G. (2025). Cultural heritage tourism as a catalyst of urban regeneration: The case of the historic city of Manama, Bahrain. Journal of Tourism and Cultural Change. https://doi.org/10.1080/14766825.2025.2565594
Syafrini, D., Amelia, L., Sasmita, S., Susilawati, N., Permata, B. D., Saputri, F., Yolanda, M. N., & Sari, M. D. (2026). Transforming traditional villages into cultural heritage tourism destinations: Insights from the Minangkabau community in Indonesia. Social Sciences & Humanities Open, 13, 102475. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2026.102475
Wang, L., Nordin, J., & Liu, H. (2025). Participation intention in cultural heritage conservation across generations: The influence of differential heritage value perception and place attachment. International Journal of Urban Sustainable Development, 17(1), 336–357. https://doi.org/10.1080/19463138.2025.2587386
Watson, S. (2010). Heritage and community engagement. International Journal of Heritage Studies, 16(1–2), 1–3. https://doi.org/10.1080/13527250903441655
Yanan, L., Ismail, M. A., & Aminuddin, A. (2024). How has rural tourism influenced the sustainable development of traditional villages? A systematic literature review. Heliyon, 10(4), e25627. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e25627
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yudithia Yudithia, Alfiandri Alfiandri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Anda bebas untuk:
- Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Mengadaptasi — mencampur, mengubah, dan membuat materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- BerbagiSerupa — Jika Anda mencampur, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.













