PENGARUH CLAY CONTENT PADA BATU KAPUR DI AREA BUKIT KARANG PUTIH INDARUNG SEBAGAI MATERIAL TAMBAHAN TERHADAP KUALITAS SEMEN PORTLAND KOMPOSIT

  • Yulizar Yusuf Universitas Andalas
  • Ayu Deliana Putri Universitas Andalas
  • Hermansyah Aziz Universitas Andalas
Keywords: Clay Content, Semen PCC, Spektrofotometri UV-Vis, Sifat Fisika dan Kimia Semen

Abstract

Kandungan Clay (clay content) merupakan jumlah senyawa Al2O3 atau SiO2 dalam suatu material alam dengan satuan persentase. Material alam yang digunakan sebagai material tambahan  yakni batu kapur untuk menghasilkan semen PCC (Portland Composite Cement). Persentase nilai clay content didapatkan dengan melakukan analisis uji menggunakan metode adsorpsi Metilen Biru (MB) dengan menggunakan alat Spektrofotometer UV-Vis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh nilai clay content pada batu kapur terhadap kualitas semen PCC. Berdasarkan uji yang telah dilakukan, diperoleh nilai clay content yang berbeda tiap sampelnya, dimana nilai tertinggi 0.214% pada Soil dan terendah 0.013% pada LS Front 1A.  Nilai clay content dapat mempengaruhi kualitas semen salah satunya dapat dilihat pada kuat tekan. Kuat tekan semen berbanding terbalik dengan nilai clay content. Kuat tekan pada Soil untuk usia 3 hari yaitu 226 Kg/cm2 dilanjutkan untuk usia 7 hari 324 Kg/cm2 dan pada usia 28 hari 411Kg/cm2, namun waktu pengikatan sebanding dengan kenaikan nilai clay content.

References

Apriadi, F. (2007). Proses Pembuatan Semen pada PT. Holcim Indonesia, tbk. Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik. Universitas Sultan Agung Tirtayasa; Banten.

Bakri. (2012). Sifat Kimia dan Fisik Bahan Utama Conblock Ringan yang menggunakan Agregat Sekam Padi. Jurnal Perennial, Vol. 8, No. 2, hal. 62-68, ISSN: 1412-7784

Firnanda, A.; Kurniawan, A.; Ermiyati. (2014). Kuat Tekan Beton dan Waktu Ikat Semen Portland Komposit (PCC).

Hariawan, J.B. (2007). Pengaruh Perbedaan Karakteristik Type Semen Ordinary Portland Cement (OPC) dan Portland Composite Cement (PCC) Terhadap Kuat Tekan Mortar.

Irawati, N.; Putri, N.T.; BA, Alexie, Herryandie. (2015). Strategi Perencanaan Jumlah Material Tambahan dalam Memproduksi Semen dengan Pendekatan Taguchi untuk Meminimalkan Biaya Produksi (Studi Kasus Pt Semen Padang). Jurnal Optimasi Sistem Industri, Vol.14 No. 1,176-191

Laintarawan, P.; Widnyana, N.S.; Artana, W. (2009). Buku Ajara Konstruksi Beton I. Universitas Hindu Indonesia.

Marzuki, I. (2009). Analisis Penambahan Additive Batu Gamping terhadap Kualitas Komposisi Kimia Semen Portland. Jurnal Chemica, Vol. 10, No 1 Juni, 64-70

Mukti, W.K. (2012). Analisis Spektroskropi UV-Vis “Penentuan Konsentrasi Permanganat (KMnO4)”.

Munasir; T.; Zainuri, M.; Darminto. (2012). Uji XRD dan XRF pada Bahan Mineral (batuan dan pasir) sebagai Sumber Material Cerdas (CaCO3 dan SiO2). Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA). Vol 2, No 1, 20-29

Potgieter.P.H.; Strydom.C.A. (1999). Determination of the Clay Index of Limestone with Methylene Blue Adsorption using a UV-VIS Spectrophotometric Method. Cement and Concrete Research, 1815-1817

Pratama, S.W.I.; Rauf, N.; Juarlin, E.: Pembuatan dan Pengujian Kualitas Semen Portland yang diperkaya Silikat Abu Ampas Tebu. Jurnal Fisika FMIPA Unhas.

Purnawan, I.; Prabowo, A. (2017). Pengaruh

Penambahan Limestone terhadap Kuat Tekan Semen Portland Komposit. Jurnal Rekayasa Proses, Vol. 11, No. 2, 86-93

P, Thongsanitgarn.; W, Wongkeo.; S, Sinthupinyo, A.; Chaipanich. (2011). Effect of Limestone Powders On Compressive Strength and Setting Time of Portland Limestone Cement Pastes. TIChE International Conference.

Rahadja, H. (1990). Produksi Teknologi Semen. Padang: Indonesia Cement Institute.

Ramasamy, V.; Anandalakshmi.K. (2007). The Determination of Kaolinite Clay Content in Limestone of Western Tamil Nadu by Methylene Blue Adsorption using UV-Vis Spectrocopy. Jurnal Spectrochimica Acta Part A, 25-29

Susilawati; Doyan, A. (2018). Identifikasi Kandungan Fe pada Pasir Besi Alam di Kota Mataram. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, Vol. 4, No.1, 105-110

SNI 15-0302-2004. Semen Portland Pozzolan. Badan Standarisasi Nasional.Jakarta, 2004

SNI 15-2049: 2004. Semen Portland. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta, 2004

SNI 15-7064-2004. Semen Portland Komposit. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta, 2004

Widojoko, L. (2010). Pengaruh Sifat Kimia terhadap Unjuk Kerja Mortar. Jurnal Teknik Sipil UBL, Vol. 1, No. 1, 52-59.

Published
2021-10-29
Section
Articles