

Sistem Peer Review Double-Blind Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak menerapkan proses penelaahan sejawat double-blind, sehingga identitas penulis dan reviewer sama-sama dirahasiakan sepanjang proses evaluasi. Setiap naskah yang masuk dikelola melalui OJS (Open Journal Systems) dan, setelah lulus pemeriksaan awal, ditelaah oleh sekurang-kurangnya dua reviewer eksternal dengan pendampingan seorang editor yang menangani naskah tersebut. Target waktu penelaahan umumnya berada pada rentang 2–14 minggu, bergantung pada kompleksitas naskah dan ketersediaan reviewer, dengan komunikasi seluruhnya dilakukan melalui sistem OJS.
Alur kerja dimulai dari pengajuan naskah oleh penulis melalui OJS. Redaksi melakukan pemeriksaan administratif dan pra-cek untuk memastikan kesesuaian topik dengan fokus dan cakupan jurnal, pemenuhan standar etika dan kualitas metodologis, serta kelengkapan unsur naskah. Pada tahap ini, Editor-in-Chief atau editor akademik menilai apakah naskah ditolak dini, diminta perbaikan awal, atau diteruskan ke proses peer review. Untuk menjaga integritas proses, Guest Editor tidak menangani naskahnya sendiri, dan Editor-in-Chief maupun anggota dewan redaksi tidak memproses naskah di mana mereka berperan sebagai penulis; jika terdapat potensi konflik kepentingan, naskah segera dialihkan kepada editor lain yang independen.
Dalam proses penelaahan, seorang anggota dewan editor bertugas mengelola interaksi antara penulis, editor, dan para reviewer. Reviewer dipilih berdasarkan kepakaran yang relevan, rekam publikasi mutakhir, serta bebas dari konflik kepentingan dengan penulis maupun lembaga yang terkait. Penilaian diminta berlangsung objektif, konstruktif, dan tepat waktu; laporan telaah diharapkan memberi pertimbangan metodologis, kebaruan, keterkaitan dengan literatur mutakhir, dan kejelasan kontribusi ilmiah. Bila perbaikan diperlukan, editor menyampaikan rekomendasi kepada penulis untuk menyusun versi revisi. Versi revisi dapat dikirim kembali ke reviewer semula sesuai kebutuhan, khususnya ketika disarankan revisi mayor; sebagai praktik umum, maksimal dua putaran revisi mayor diupayakan cukup, dan jika diperlukan siklus tambahan, redaksi akan berkonsultasi dengan editor akademik untuk menentukan langkah terbaik.
Keputusan editorial akhir mencakup kemungkinan diterima apa adanya, diterima dengan revisi minor, diminta revisi tambahan, ditolak dengan kesempatan unggah ulang, ditolak tanpa resubmisi, atau diteruskan ke penelaah tambahan ditetapkan oleh editor akademik atau Editor-in-Chief dengan mempertimbangkan kualitas ilmiah naskah, kesesuaian rekomendasi reviewer, dan argumentasi tanggapan penulis. Apabila keputusan berbeda dengan saran reviewer, alasan akan dikomunikasikan secara jelas kepada pihak terkait untuk menjamin transparansi. Dalam kasus tertentu, penerimaan naskah yang berlawanan dengan rekomendasi penolakan reviewer memerlukan persetujuan tambahan dari Editorial Board atau Editor-in-Chief guna memastikan akuntabilitas.
Setelah naskah dinyatakan diterima, naskah memasuki tahap produksi yang mencakup penyuntingan substansi dan bahasa, copyediting, tata letak, serta konversi ke format terindeks (termasuk XML) sesuai kebutuhan pengindeksan. Seluruh penyelarasan gaya selingkung dilakukan tanpa mengubah substansi ilmiah. Apabila dibutuhkan pengeditan bahasa yang sangat ekstensif, layanan tambahan dapat ditawarkan dengan terlebih dahulu memperoleh persetujuan penulis.
Regalia mengacu pada pedoman COPE dalam menangani isu etika publikasi, termasuk potensi plagiarisme, duplikasi, fabrikasi data, dan konflik kepentingan. Jurnal mendorong penerapan pedoman pelaporan yang relevan dengan rancangan penelitian misalnya CONSORT untuk uji acak terkontrol, PRISMA untuk tinjauan sistematis dan meta-analisis, TOP untuk transparansi dan keterbukaan pelaporan, serta Prinsip FAIR untuk keteraksesan dan kebergunaan data serta menggunakan Turnitin atau perangkat sejenis untuk pemeriksaan orisinalitas. Untuk penelitian yang melibatkan anak atau kelompok rentan, penulis wajib menunjukkan persetujuan etik dari komite etik yang diakui, melampirkan prosedur consent/assent yang sesuai, dan menegakkan safeguarding serta kerahasiaan data sesuai standar yang berlaku.
Kemandirian editorial dijaga secara ketat: seluruh keputusan penerbitan berada pada wewenang Editorial Board yang independen, tanpa intervensi pihak luar. Dengan kerangka kerja ini, Regalia memastikan proses seleksi, penelaahan, dan produksi berlangsung tertib, adil, dan akuntabel, sekaligus menjaga kualitas ilmiah dan keselamatan partisipan penelitian di bidang gender dan anak.
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Karya ini dilisensikan
Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0
Diterbitkan oleh:
Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak
Universitas Maritim Raja Ali Haji. Indonesia
Surel: regalia.ppga@umrah.ac.id