Political Party Pragmatism: The Emergence of Single Pair in Ngawi Regency Head Election

Keywords: Political Party, Large Coalition, Pragmatic, Single Pair

Abstract

This study aims to determine the emergence of a single pair in the regional head election of Ngawi Regency in 2020. The research uses descriptive qualitative methods to describe the facts of existing symptoms or phenomena. Data collection is carried out by tracing scientific journals, government reports, regulations, mass media news, and other articles relevant to the emergence of a single candidate in the head of the local election. Data analysis was carried out by reducing, presenting data, and drawing conclusions. The study results show that the large coalition of political parties supporting the pair Ony Anwar Harsono and Dwi Rianto Jatmiko with the tagline "OK Win Together" has a pragmatic and victory-oriented tendency to gain power. This pair is supported by the majority of parties in the Ngawi Regency DPRD, with 45 seats. There are ten supporting political parties, including PDIP, Golkar, PKS, Gerindra, PKB, Nasdem, Democrat, Hanura, PAN, and PPP. This large and majority coalition's built-in support of the pair Ony Anwar Harsono and Dwi Rianto Jatmiko shows the tendency of the party to ignore its ideological platform and desire to win to present a single pair in the 2020 regional head election in Ngawi Regency

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Danang Eko Prastya, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, DIY, Indonesia

Master of Government Science, Department of Government Affairs and Administration, Faculty of Social and Political Science

Titin Purwaningsih, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, DIY, Indonesia

Master of Government Science, Department of Government Affairs and Administration, Faculty of Social and Political Science

Zuly Qodir, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, DIY, Indonesia

Master of Government Science, Department of Government Affairs and Administration, Faculty of Social and Political Science

References

Abidin, Z. (2020). PSI: Menangkan Kotak Kosong di Pilkada Ngawi. Suarasurabaya.Net. https://www.suarasurabaya.net/politik/2020/psi-menangkan-kotak-kosong-di-pilkada-ngawi/

Aminuddin, M. F., & Ramadlan, M. F. S. (2015). Match-All Party: Pragmatisme Politik dan Munculnya Spesies Baru Partai Politik di Indonesia Pasca Pemilu 2009. Jurnal Politik, 1(1). https://doi.org/10.7454/jp.v1i1.9

Andayani, D. (2018). KPU: Tingkat Partisipasi Pilkada 2018 Sebanyak 73,24%. News.Detik.Com. https://news.detik.com/berita/d-4091076/kpu-tingkat-partisipasi-pilkada-2018-sebanyak-7324

Back, H. (2005). Intraparty Politics and Coalition Formation: Evidence from Swedish Local Government. ECPR Joint Session.

BBC Indonesia. (2020). Pilkada: Mengapa tren calon tunggal lawan kotak kosong terus meningkat dalam pemilihan kepala daerah? - BBC News Indonesia. Bbc.Com/Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-54015097

Budi, A. (2013). Membongkar Veto Player dalam Politik Kepartaian Indonesia Menuju Pemilu 2014. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 17(1), 51–66. https://doi.org/10.22146/jsp.10893

Detik. (2019). Ini 270 Daerah yang Gelar Pilkada Serentak 2020. News.Detik.Com. https://news.detik.com/berita/d-4596501/ini-270-daerah-yang-gelar-pilkada-serentak-2020

Diskominfo, Ngawi. (2005). Sejarah Bupati Ngawi - Pemerintah Kabupaten Ngawi. Ngawikab.Go.Id. https://ngawikab.go.id/sejarah-bupati-ngawi/

Dwiono, E. (2020). Peta Politik Pilkada Kabupaten Ngawi 2020. Beritajatim.Com. https://beritajatim.com/sorotan/peta-politik-pilkada-kabupaten-ngawi-2020/

Egner, B., & Stoiber, M. (2007). A transferable incumbency effect at local level elections : Why it is important for parties to hold the mayor. ECPR- Joint Sessions of Workshops in Helsinki.

Ekowati, E. Y. (2019). Pragmatisme Politik: Antara Koalisi, Pencalonan dan Calon Tunggal dalam Pilkada. Jurnal Transformative, 5(1), 16–37. https://transformative.ub.ac.id/index.php/jtr/article/view/42

Febri, A. (2019). Golkar Cari Koalisi Usung Ony Anwar Harsono di Pilkada Ngawi 2020. Timeindonesia.Co.Id. https://www.timesindonesia.co.id/read/news/222516/golkar-cari-koalisi-usung-ony-anwar-harsono-di-pilkada-ngawi-2020

Febri, A. (2020). Belum Kantongi Rekom PDI Perjuangan, Ony Didukung PKS Maju Pilkada Ngawi Tahun 2020. https://www.timesindonesia.co.id/read/news/247719/belum-kantongi-rekom-pdi-perjuangan-ony-didukung-pks-maju-pilkada-ngawi-2020

Gaffar, A. (2006). Politik Indonesia: Transisi Menuju Demokrasi. Pustaka Pelajar.

Harahap, H. (2016). Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2015. Jurnal Renaissance, 1(01). http://dx.doi.org/10.53878/jr.v1i01.10

Haris, S. (2005a). Kebijakan dan Strategi Pilkada Peluang dan Tantangan Menuju Konsolidasi Demokrasi. In Djohermansyah Djohan & M. Suwandi (Eds.), Pilkada Langsung: Pemikiran dan Peraturan (p. 57). IIP Press.

Haris, S. (2005b). Pemilu Langsung di Tengah Oligarki Partai. Gramedia Pustaka Utama.

Hendrayanto, M. K. (2008). Evaluasi Pilkada Langsung (Studi di Komisi Pemilihan Umum di Kabupaten Ngawi). eprints.umm.ac.Id. http://eprints.umm.ac.id/4984/

Intana, R. N. (2010). Pilkada Ngawi 2010 Diwarnai Penolakan Gugatan oleh MK. Solopos.Com. https://www.solopos.com/pilkada-ngawi-2010-diwarnai-penolakan-gugatan-oleh-mk-1078628

Jalil, A. (2020). Wabup Ony Anwar Harsono Dapat Rekomendasi Maju Pilkada Ngawi 2020. Solopos.Com. https://m.solopos.com/wabup-ony-anwar-harsono-dapat-rekomendasi-maju-pilkada-ngawi-2020-1047884

KPUD Ngawi. (2009). Rekapitulasi Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ngawi Pemilihan Umum Tahun 2009. https://kab-ngawi.kpu.go.id/wp-content/uploads/2019/07/Calon-Terpilih.pdf

KPUD Ngawi. (2019). Rekapitulasi Jumlah Perolehan Kursi Partai Politik Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Ngawi. https://kab-ngawi.kpu.go.id/wp-content/uploads/2019/07/1.-BA-101.pdf

KPUD Ngawi. (2020a). Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilbup Ngawi 2020. Kab-ngawi.kpu.go.id. https://kab-ngawi.kpu.go.id/hasil-rekapitulasi-penghitungan-suara-pilbup-ngawi-2020/

KPUD Ngawi. (2020b). Hingga Detik Akhir Masa Penyerahan, Tidak Ada Bapaslon Perseorangan yang Mendaftar | KPU Ngawi. Kab-Ngawi.Kpu.Go.Id. https://kab-ngawi.kpu.go.id/hingga-detik-akhir-masa-penyerahan-tidak-ada-bapaslon-perseorangan-yang-mendaftar/

Kumparan. (2017). Tingkat Partisipasi Pemilih di Pilkada Serentak 74% - kumparan.com. kumparan.com. https://kumparan.com/kumparannews/tingkat-partisipasi-pemilih-di-pilkada-serentak-74/full

Kurnia R, F. (2012). Koalisi Partai Politik Pada Pemilukada (Studi Mengenai Interaksi Sosial Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2010). http://repository.unpad.ac.id/frontdoor/index/index/docId/123491

Laver, M. (1998). Models of government formation. Annual Review of Political Science, 1(1), 1-25. https://www.annualreviews.org/doi/abs/10.1146/annurev.polisci.1.1.1

Lay, C. (2007). Pilkada langsung dan pendalaman demokrasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 11(1), 63-92. https://doi.org/10.22146/jsp.11003

Lay, C., Hanif, H., & Rohman, N. (2017). The Rise of Uncontested Elections in Indonesia: Case Studies of Pati and Jayapura. Southeast Asia, 39(3), 427–448. https://doi.org/10.1355/cs39-3b

Legowo, T. A. (2005). Pemilihan kepala daerah secara langsung, good governance dan masa depan otonomi daerah. Jurnal Desentralisasi, 6(4), 1–13. https://doi.org/10.37378/jd.2005.4.1-13

Lestari, A., Ridwan, & Rumesten, I. (2019). Penyebab Kehadiran Calon Tunggal Dalam Pemilihan Kepala Daerah. Simbur Cahaya, 25(2), 249–262. https://doi.org/10.28946/SC.V25I2.333

Mahadi, H. (2011). Pragmatisme Politik: Studi Kasus Proses Rekrutmen Politik PDIP Pada Pilkada, Kabupaten Sleman. Jurnal Studi Pemerintahan, 2(1). https://doi.org/10.18196/jgp.2011.0004

Makhasin, L. (2016). Orientasi Ideologi dan Pragmatisme Politik Model Pembentukan Koalisi dalam Pilkada Serentak di Jawa Tengah 2015. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 19(3), 234. https://doi.org/10.22146/jsp.15685

Manar, A. (2020). Ony- Antok Diprediksi jadi Pasangan Tunggal di Pilkada Ngawi. sindonews.com. https://daerah.sindonews.com/read/130592/704/ony-antok-diprediksi-jadi-pasangan-tunggal-di-pilkada-ngawi-2020-1597190907

Marijan, K. (2010). Sistem Politik Indonesia: Konsolidasi Demokrasi Pasca-Orde Baru. Kencana Prenada Media Group.

Meyliana, I. F., & Erowati, D. (2020). Menakar Partisipasi Politik Masyarakat Kabupaten Tana Toraja Terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020. Jurnal Academia Praja, 3(2). https://doi.org/10.36859/jap.v3i2.183

Noor, F. (2014). Perilaku Politik Pragmatis Dalam Kehidupan Politik Kontemporer : Kajian Atas Menyurutnya Peran Ideologi Politik. Masyarakat Indonesia, 40(1), 57–74. https://doi.org/10.14203/jmi.v40i1.106

Norris, P. (2006). Recruitment. In Richard S Katz; & W. J. Crotty (Eds.), Handbook of party politics. SAGE.

Nugraheny, D. E. (2020). Ini Daftar 25 Daerah dengan Bakal Paslon Tunggal di Pilkada 2020 Halaman all - kompas.com. nasional.kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2020/09/14/14274881/ini-daftar-25-daerah-dengan-bakal-paslon-tunggal-di-pilkada-2020?page=all

Nurhalimah. (2017). Polemik Pemilihan Umum Kepala Daerah Dengan Calon Tunggal Dalam Kerangka Demokrasi. ADALAH: Buletin Hukum & Keadilan, 1(8). https://doi.org/10.15408/adalah.v1i8.11302

Nurhasim, M. (2018). Koalisi Nano-Nano Pilkada Serentak 2018. Jurnal Penelitian Politik, 15(2), 129. https://doi.org/10.14203/jpp.v15i2.760

Pangestika, I. D. (2018). Gotong Royong dan Solidaritas Internal Partai Politik (Studi di Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi). Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(1), 1–18. http://library.fis.uny.ac.id/opac/index.php?p=show_detail&id=7219

Paskarina, C. (2016). Pilkada Serentak, Eksklusi Partai Politik, dan Masa Depan Politik Representasi. The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 24-38. https://journal.unhas.ac.id/index.php/politics/article/view/1654

Pehingirang, V., Pati, A., & Kimbal, A. (2018). Partisipasi Politik Pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2017. Eksekutif: Jurnal Jurusan Ilmu Pemerintahan, 1(1), 1–11. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jurnaleksekutif/article/view/21140

Prasetyo, B., & Jannah, L. M. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Raja Grafindo Persada.

Pratikno. (2009). Political Parties in Pilkada: Some Problem for Democratic Consolidation. In P. Sulistiyanto & M. Erb (Eds.), Deepening Democracy in Indonesia?: Direct Elections for Local Leaders (Pilkada). ISEAS. https://doi.org/10.1355/9789812308429-006

Priyasmoro, M. R. (2017). KPU: Data Partisipasi Masyarakat di Pilkada Terus Menurun – Pilkada. liputan6.com. https://www.liputan6.com/pilkada/read/2849774/kpu-data-partisipasi-masyarakat-di-pilkada-terus-menurun

Purwaningsih, T., & Widodo, B. E. C. (2020). The Interplay of Incumbency, Political Dynasty and Corruption in Indonesia: Are Political Dynasties the Cause of Corruption in Indonesia?. Revista UNISCI, (53). http://dx.doi.org/10.31439/UNISCI-89

Purwanto. (2014). Hasil Akhir Pileg 2014, KPUD Ngawi Tetapkan Kursi Parpol dan Caleg DPRD . sinarngawi.com. http://www.sinarngawi.com/2014/05/hasil-akhir-pileg-2014-kpud-ngawi.html

Respationo, H. M. S. (2013). Pemilihan Kepala Daerah dalam Demokrasi Elektoral. Masalah-Masalah Hukum, 42(3), 355–361. https://doi.org/10.14710/mmh.42.3.2013.356-361

Romli, L. (2018). Pilkada Langsung, Calon Tunggal, dan Masa Depan Demokrasi Lokal. Jurnal Penelitian Politik, 15(2), 143. https://doi.org/10.14203/jpp.v15i2.757

Safutra, I. (2020, December 9). Detik-Detik yang Tak Deg-degan Para Calon Tunggal. jawapos.com. https://www.jawapos.com/features/09/12/2020/detik-detik-yang-tak-deg-degan-para-calon-tunggal/

Samnuzulsari, T., & Yudiatmaja, W. E. (2018). Clientelism and vote buying in local elections: A case study of Kartu Bintan Sejahtera. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 31(1), 72-83. http://dx.doi.org/10.20473/mkp.V31I12018.72-83

Sari, R. K. (2020). Tinjauan Demokrasi terhadap Calon Tunggal Kepala Daerah dengan Pengkajian Efektifitas Peranan Partai Politik. Jurnal Education and Development, 8(1), 307–307. http://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/1556

Setiawan, G. (2020). PAN Ngawi Kawal Rekom Ony-Antok. lenteratoday.com. https://lenteratoday.com/pan-ngawi-kawal-rekom-ony-antok/

Setiawan, R., Samin, R., & Mahadiansar, M. (2018). Dampak Desentralisasi terhadap Kapabilitas Kepala Daerah (Studi Kasus Gubernur Riau Periode Tahun 2008-2013). Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN), 6(2), 15-24.

Sudarmojo, S. A. (2015). Budi Sulistyono-Ony Anwar pemenang Pilkada Ngawi. antaranews.com. https://www.antaranews.com/berita/536399/budi-sulistyono-ony-anwar-pemenang-pilkada-ngawi

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Suyatno, S. (2016). Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Tantangan Demokrasi Lokal di Indonesia. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 1(2), 212. https://doi.org/10.15294/jpi.v1i2.6586

Tanjung, M. A., & Saraswati, R. (2019). Calon Tunggal Pilkada Kurangi Kualitas Demokrasi. Jurnal Yudisial, 12(3), 269–285. https://doi.org/10.29123/jy.v12i3.319

Tempo. (2005, June). Tiga Puluh Persen Warga Ngawi Golput - nasional tempo.co. https://nasional.tempo.co/read/62793/tiga-puluh-persen-warga-ngawi-golput

Tsebelis, G., & Ha, E. (2014). Coalition theory: a veto players’ approach. European Political Science Review, 6(3), 331-357. https://doi.org/10.1017/S1755773913000106

Usfinit, Y., Suprojo, A., & Setyawan, D. (2015). Perspektif partisipasi politik masyarakat pada pemilihan kepala daerah (pilkada) kota Malang. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 3(1). https://doi.org/10.33366/jisip.v3i1.71

Wachid, N. (2019). Terus Galang Dukungan Parpol, Ony Anwar-Antok Daftar di NasDem. radarmadiun.com. https://radarmadiun.co.id/terus-galang-dukungan-parpol-ony-anwar-antok-daftar-di-nasdem/

Wardana, A. F. G. (2016). Calon Tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Perspektif Hukum Progresif. Jurnal hukum ius quia iustum, 23(2), 206–229. https://doi.org/10.20885/iustum.vol23.iss2.art3

Wartoto, R. (2020). Kemerosotan dan Krisis Demokrasi di Pilkada Serentak 2020. ikilhojatim.com. https://ikilhojatim.com/kemerosotan-dan-krisis-demokrasi-di-pilkada-serentak-2020/

Watra, B. L. (2020). Melanjutkan Pilkada di tengah pandemi COVID-19. antaranews.com. https://www.antaranews.com/berita/1554200/melanjutkan-pilkada-di-tengah-pandemi-covid-19

Wibisono, R. (2015). Pilkada 2015 : Calon Incumbent Pilkada Ngawi Nomor 1. m.solopos.com. https://m.solopos.com/pilkada-2015-calon-incumbent-pilkada-ngawi-nomor-1-636392

Yudiatmaja, W. E. (2015). Politisasi Birokrasi: Pola Hubungan Politik dan Birokrasi di Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN), 3(1), 10-28. http://dx.doi.org/10.31629/juan.v3i1.662

Yuristianti, S. (2018). Fenomena Calon Tunggal dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Pati 2017 (Studi Kasus: Sistem Rekrutmen Calon oleh Partai Politik). Journal of Politic and Government Studies, 7(2), 61–70. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/20042

Zuada, L. H., Husain, M. N., & Anggraini, D. (2020). Power Interplay Kepala Daerah dan Perubahan Suara Partai Politik di Tingkat Lokal (Studi Kasus di Kabupaten Muna Barat dan Kota Kendari). Jurnal Neo Societal, 5(3), 272-288. http://dx.doi.org/10.52423/jns.v5i3.11363

Published
2021-09-26
How to Cite
Prastya, D. E., Purwaningsih, T., & Qodir, Z. (2021). Political Party Pragmatism: The Emergence of Single Pair in Ngawi Regency Head Election. Jurnal Magister Administrasi Publik (JMAP), 1(2), 79-91. https://doi.org/10.31629/jmap.v1i2.3592