PENENTUAN KANDUNGAN FENOLIK TOTAL, SIFAT ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS DARI EKSTRAK KULIT BATANG RENGAS (Gluta renghas L.)

  • Emil Salim Universitas Andalas
  • Adlis Santoni Universitas Andalas
  • Nindi Antika Febriana Universitas Andalas

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menentukan jumlah kandungan fenolik total, sifat antioksidan dan toksisitas dari ekstrak kulit batang rengas (Gluta renghas L.). Sampel kulit batang rengas diekstraksi secara bertahap menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan metanol pada temperatur ruang. Jumlah kandungan fenolik total ditentukan dengan metode Folin-Ciocalteau, sifat antioksidan ditentukan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-pycrilhydrazil), dan sifat toksisitas ditentukan dengan metode BSLT (Brine Shimp Lethality Test). Ekstrak metanol kulit batang rengas memiliki kandungan  fenolik total paling tinggi (20,042 mg GAE/g ekstrak kering) dibandingkan ekstrak etil asetat dan n-heksan. Sifat antioksidan dari ekstrak metanol dan etil asetat tergolong sangat kuat dengan nilai IC50 12,252 mg/L dan 48,151 mg/L secara berturut-turut, sedangkan ekstrak n-heksan besifat lemah dengan nilai IC50 206,06 mg/L. Sifat toksisitas kulit batang rengas menunjukkan bahwa semua ekstrak bersifat toksik, dimana ekstrak metanol memiliki sifat toksisitas paling kuat dengan nilai LC50 54,113 mg/L. Senyawa aktif dari ekstrak kulit batang rengas ini selanjutnya dapat dilakukan isolasi untuk mengetahui strukturnya.

Published
2020-10-13
Section
Articles