Pengaruh Laporan Berkelanjutan, Green accounting Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Empiris Pada Sektor Basic Material 2021 – 2023)
DOI:
https://doi.org/10.31629/1cagzw14Kata Kunci:
Kata Kunci : Laporan Berkelanjutan, Green accounting, Kinerja KeuanganAbstrak
ABSTRAK
Indonesia berkomitmen untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan pada konsep Sustainable Development Goals (SDGs). Sehingga diperlukan pelaporan pengungkapan yang berkelanjutan dan green accounting. Green accounting (disebut juga akuntansi hijau) dan pelaporan pengungkapan berkelanjutan sangat dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana akuntansi hijau dan pelaporan berkelanjutan mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan dalam industri material dasar yang terdaftar di BEI antara tahun 2021 dan 2023. Nilai PROPER digunakan dalam penelitian ini untuk menghitung akuntansi hijau, Global Reporting Initiative (GRI) digunakan untuk menghitung pelaporan berkelanjutan, dan ROA digunakan untuk mengukur kinerja keuangan. Regresi linier berganda, yang diproses menggunakan SPSS 25, adalah metode analisis data yang digunakan oleh peneliti. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan finansial dipengaruhi secara signifikan oleh pelaporan berkelanjutan. Di sisi lain, kinerja keuangan tidak dipengaruhi secara signifikan oleh akuntansi hijau.
Kata Kunci : Laporan Berkelanjutan, Green accounting, Kinerja Keuangan
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





