Potensi Pengembangan Pariwisata Halal dan Pelestarian Kearifan Lokal Terhadap Pembangunan Ekonomi Daerah Tanjungpinang Kepri
DOI:
https://doi.org/10.31629/bi.v10i1/8354Keywords:
Social Media Marketing, Influencer Marketing, Brand AwarenessAbstract
Due to the increased awareness of the need for sharia-compliant travel services among Muslims worldwide, the halal tourism trend has grown rapidly in recent years. Tanjungpinang has a lot of potential for the growth of halal tourism because of its natural riches and Islamic-based local knowledge. The goal of this study is to determine and evaluate the potential for halal tourism, the preservation of local knowledge, and their effects on the Tanjungpinang region's economic growth. This study employed descriptive qualitative analysis as its methodology, gathering data via observation, interviews, and documentation. Data reduction, data presentation, and conclusions are examples of data analysis approaches. The study's findings show that Tanjungpinang City has a great deal of potential for halal tourism growth, which is bolstered by the variety of tourist attractions, the facilities that are available, and the local knowledge of Islamic history and Malay culture. Although it hasn't spread equally yet, the incorporation of local knowledge into tourism-related activities has started. In terms of the economy, tourist growth boosts company activity, absorbs labor, and increases regional revenue. As a result, halal travel based on local knowledge is crucial to the growth of the local economy.
Downloads
References
A, Mohsin. A., Ramli. N., & A. B. (2016). Halal tourism: Emerging opportunities. Tourism Management Perspectives, 19, 137–143. https://doi.org/doi.org/10.1016/j.tmp.2015.12.006.
Abduh, M. (2021). PENGELOLAAN MASJID AGUNG ISLAMIC CENTER SEBAGAI OBJEK WISATA RELIGI. Kebijakan Publik, 12(1). https://doi.org/10.31258/jkp.v12i1.7924
Bangun Mulia, V. (2021). MEMAHAMI DAN MENGELOLA DAMPAK PARIWISATA. JURNAL KEPARIWISATAAN, 20(1), 75–85. https://doi.org/10.52352/jpar.v20i1.439
Battour, M., & Ismail, M. N. (2016). Halal tourism: Concepts, practises, challenges and future. Tourism Management Perspectives, 19, 150–154.
Bustamam, N., & Suryani, S. (2022). Potensi Pengembangan Pariwisata Halal dan dampaknya Terhadap Pembangunan Ekonomi Daerah Provinsi Riau. Jurnal Ekonomi KIAT, 32(2). https://doi.org/10.25299/kiat.2021.vol32(2).8839
Damayanti, I. N. K. (2016). Pengaruh Kunjungan Wisatawan Asing dan Investasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Serta Pertumbuhan Ekonomi. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 5(7).
Darussalam, A. Z., Syarifuddin, S., Rusanti, E., & Tajang, A. D. (2021). Pengembangan Manajemen Pariwisata Halal Berbasis Kearifan Lokal Sipakatau’, Sipakainge’, Sipakalebbi’. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 96. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1831
El-Gohary, H. (2016). Halal tourism, is it really Halal? Tourism ManagementPerspectives. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.tmp.2015.12.013
Fadilla, H. (2024). Pengembangan Sektor Pariwisata untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah di Indonesia. Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance, 2(1), 36–43. https://doi.org/10.70437/benefit.v2i1.375
Henderson, J. C. (2016). No Title. Tourism Management Perspectives, 19, 160–164.
Kusuma, Ridan, A. et al. (2022). STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA HALAL BERBASIS BUMDESA DI JAWA TIMUR; PELUANG DAN TANTANGAN. Jurnal Studi Keislaman, 8(1). https://pdfs.semanticscholar.org/9e65/ab18767c65cf01c8db911f20f3d75e0d8214.pdf
Kusuma, J. B., Fahrina, K., & Fadilla, T. N. (2024). Globalisasi, Warisan Budaya, dan Pariwisata: Public Knowledge, 2(1), 66–96. https://doi.org/10.62771/pk.v2i1.20
M Alit Suryawan, Adi Artino, Abdul Rosid, Ramadhani Kirana Putra, & Afni Yeni. (2025). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal dan Ekonomi Kreatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 11613–11621. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3810
Moleong, L. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Remaja ros).
Putri, R. A. (2025). Konektivitas Subregional IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand-Growth Triangle) Di Wilayah Perbatasan Kepulauan Riau. Jurnal Studi Diplomasi Dan Keamanan, 17(2), 85–111. https://doi.org/10.31315/jsdk.v17i2.12463
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bahtera Inovasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi ini.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai , mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- NonKomersial — Anda tidak dapat menggunakan materi ini untuk kepentingan komersial .
- BerbagiSerupa — Apabila Anda menggubah, mengubah, atau membuat turunan dari materi ini, Anda harus menyebarluaskan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan materi asli.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.
Pemberitahuan:
Anda tidak perlu menaati lisensi untuk bagian materi ini yang telah berada di bawah domain publik atau untuk penggunaan yang diizinkan di bawah pengecualian atau pembatasan .
Tidak ada jaminan yang diberikan oleh lisensi ini. Lisensi ini mungkin tidak memberikan izin yang sesuai dengan tujuan penggunaan Anda. Sebagai contoh, hak-hak lainnya seperti hak atas potret, hak atas privasi, atau hak moral dapat membatasi penggunaan materi berlisensi CC.












