Pembelajaran IPA dan Lingkungan Hidup berbasis Daring pada mahasiswa PGSD untuk Edukasi Perubahan Iklim

  • Diana Vivanti Sigit Universitas Negeri Jakarta
  • Ilmi Zajuli Ichsan Universitas Mohammad Husni Thamrin
  • Eka Putri Azrai Universitas Negeri Jakarta
  • Ade Suryanda Universitas Negeri Jakarta
  • Nur Fadli Hazhar Fachrial STKIP Arrahmaniyah
  • Yusi Rahmaniar Institut Pertanian Bogor
  • Nurfadhilah Universitas Muhammadiyah Jakakrta
  • Rika Sa'diyah Universitas Muhammadiyah Jakakrta
  • Rosi Utari
  • Elit Nurul Kholifah
Keywords: Lingkungan hidup, mahasiswa PGSD, media pembelajaran

Abstract

Perubahan iklim merupakan salah satu isu lingkungan hidup yang sangat banyak dibahas. Mahasiswa menjadi subjek dalam masyarakat yang harus berkontribusi dalam pencegahan perubahan iklim, khususnya mahasiswa PGSD yang nantinya akan menjadi calon guru SD. Penggunaan media pembelajaran juga menjadi aspek penting dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara deskriptif terkait dengan penggunaan media pembelajaran pada mahasiswa PGSD khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan lingkungan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan deskriptif dengan Teknik pengambilan data menggunakan survey. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 37.93 % mahasiswa PGSD lebih memilih google meet untuk pembelajaran. Sementara itu sebanyak 64.83 % mahasiswa menjawab bahwa video merupakan jenis file yang paling mudah untuk dipelajari. Selain itu terdapat kendala sebesar 41.38 % mahasiswa PGSD merasa kesulitan dalam mengakses internet karena jaringan yang terkadang kurang baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat banyak kendala dalam pembelajaran daring dan disarankan untuk mengembangkan media pembelajaran lebih lanjut.

References

Bowden, H. M. (2019). Problem-solving in collaborative game design practices: epistemic stance, affect, and engagement. Learning, Media and Technology, 44(2), 124–143. https://doi.org/10.1080/17439884.2018.1563106

Buzov, I. (2014). Social network sites as area for students’ pro-environmental activities. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 152, 1233–1236. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.09.304

Fatih, M. T. uuml rker. (2016). Design process for online websites created for teaching Turkish as a foreign language in web based environments. Educational Research and Reviews, 11(8), 642–655. https://doi.org/10.5897/ERR2015.2511

Goldman, D., Ayalon, O., Baum, D., & Haham, S. (2015). Major matters: Relationship between academic major and university students’ environmental literacy and citizenship as reflected in their voting decisions and environmental activism. International Journal of Environmental and Science Education, 10(5), 671–693. https://doi.org/10.12973/ijese.2015.260a

Kelman, I., Gaillard, J. C., Lewis, J., & Mercer, J. (2016). Learning from the history of disaster vulnerability and resilience research and practice for climate change. Natural Hazards, 82, 129–143. https://doi.org/10.1007/s11069-016-2294-0

Kivunja, C. (2015). Teaching students to learn and to work well with 21st century skills: Unpacking the career and life skills domain of the new learning paradigm. International Journal of Higher Education, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.5430/ijhe.v4n1p1

Miarsyah, M., Rusdi, R., Aryani, N. D., & Ichsan, I. Z. (2019). MEBA: Development android-based ecosystem module for senior high school students. Indian Journal of Public Health Research and Development, 10(8), 2114–2118. https://doi.org/10.5958/0976-5506.2019.02168.5

Noviar, D. (2016). Pengembangan Ensiklopedi Biologi Mobile Berbasis Android Dalam Rangka Implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 15(2), 198–207. https://doi.org/10.21831/cp.v15i2.8255

Nugraini, S. H., Choo, K. A., Hin, H. S., & Hoon, T. S. (2013). Students’ feedback of e-av biology website and the learning impact towards biology. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 103, 860–869. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.10.408

Piyapong, J. (2019). Factors Affecting Environmental Activism, Nonactivist Behaviors, and the Private Sphere Green Behaviors of Thai University Students. Education and Urban Society, 001312451987714. https://doi.org/10.1177/0013124519877149

Puspitorini, R., Prodjosantoso, A. K., Subali, B., & Jumadi, J. (2014). Penggunaan Media Komik Dalam Pembelajaran Ipa Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Kognitif Dan Afektif. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 3(3). https://doi.org/10.21831/cp.v3i3.2385

Rahayu, E., Susanto, H., & Yulianti, D. (2011). Pembelajaran Sains Dengan Pendekatan Keterampilan Proses Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 7, 106–110. https://doi.org/10.15294/JPFI.V7I2.1081

Saputri, A. C., Sajidan, S., Rinanto, Y., Afandi, A., & Prasetyanti, N. M. (2019). Improving students’ critical thinking skills in cell-metabolism learning using stimulating higher order thinking skills model. International Journal of Instruction, 12(1), 327–342. https://doi.org/10.29333/iji.2019.12122a

Seechaliao, T. (2017). Instructional strategies to support creativity and innovation in education. Journal of Education and Learning, 6(4), 201–208. https://doi.org/10.5539/jel.v6n4p201

Silva, J. Da, Kernaghan, S., & Luque, A. (2012). A systems approach to meeting the challenges of urban climate change. International Journal of Urban Sustainable Development, 4(2), 125–145. https://doi.org/10.1080/19463138.2012.718279

Smith, T. (2014). Elementary Science Instruction: Examining a Virtual Environment for Evidence of Learning, Engagement, and 21st Century Competencies. Education Sciences, 4(1), 122–138. https://doi.org/10.3390/educsci4010122

Tegeh, I. M., & Kirna, I. M. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Metode Penelitian Pendidikan dengan Addie Model. Jurnal Ika, 1(1), 12–26.
Urbani, J. M., Truesdell, E., Urbani, J. M., Roshandel, S., Michaels, R., & Truesdell, E. (2017). Developing and modeling 21st-century skills with preservice teachers. Teacher Education Quarterly, 44(4), 27–51.
Published
2021-12-08