Analisis Keterampilan Proses Sains siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungpinang

  • Nensy Nensy Mahasiswa UMRAH
Keywords: Keterampilan Proses Sains, Sistem Koordinasi, Observasi, Pembelajaran Biologi

Abstract

ABSTRACT: This study analyzed the science process skills of grade XI students of SMA Negeri 1 Tanjungpinang in biology learning. This research aims to (1) describe the science process skills of class XI students in SMA Negeri 1 Tanjungpinang in the special biological learning of the Coordination System topic. (2) Describe the factors that affect the science process skills of the student XI SMA Negeri 1 in the coordination system topic. The samples were 40 students from SMA Negeri 1 Tanjungpinang class XI in science major. The instrument used was 12-question description and an observation sheet for three times. The results showed the science process skills of class XI SMA Negeri 1 Tanjungpinang on a good category coordinating system with an average value of 79.8% of the test result and a very good category 90% of the observation result. In the results of the aspect test communicates have the highest percentage of 94% with the category is very good and the aspect of applying the concept to the lowest with a percentage of 64% with a good category. In the results of the aspect observation sheet classify have the highest percentage with a very good category 97% and the observing aspect has the lowest percentage of 83% with excellent categories

Abstract. Penelitian ini menganalisis keterampilan proses sains siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungpinang dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keterampilan proses sains siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tanjungpinang dalam pembelajaran biologi terkhusus pada materi sistem koordinasi. (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan proses sains siswa kelas XI SMA Negeri 1 pada materi sistem koordinasi. Sampel yang digunakan berjumlah 40 orang yang berasal dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang kelas XI jurusan MIPA. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian sebanyak 12 soal dan lembar observasi selama tiga kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan Keterampilan Proses Sains siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungpinang pada materi sistem koordinasi berkategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 79,8% dari hasil tes dan berkategori sangat baik 90% dari hasil observasi. Dalam hasil tes aspek berkomunikasi memiliki persentase paling tinggi yaitu sebesar 94% dengan kategori sangat baik dan aspek menerapkan konsep menjadi yang paling rendah dengan persentase sebesar 64% dengan kategori baik. Dalam hasil lembar observasi aspek mengelompokkan memiliki persentase paling tinggi dengan kategori sangat baik 97% dan aspek mengamati memiliki persentase terendah yakni 83% dengan kategori sangat baik.

References

Guswita, S. (2018). Analisis Keterampilan Proses Sains dan Sikap Ilmiah Bagi Siswa Kelas XI pada Mata Pelajaran Biologi di SMA Al-Azhar 3 Bandar lampung. Skripsi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.

Hilpan, M. (2014). Analisis Ketersediaan Keterampilan Proses Sains (KPS) dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE) Fisika Kelas XI pada Konsep Fluida. UIN Syarif Hidayatullah.

Juhji. (2016). Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa Melalui Pendekatan Inkuiri Terbimbing. Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran IPA, 2(1), 58–70.

Karamustafaoğlu, S. (2011). Improving the Science Process Skills Ability of Science Student Teachers Using I Diagrams. Eurasian J. Phys. Chem. Educ, 3(1), 26–38.

Rijal, C. (2018). Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa pada Materi Larutan Asam dan Basa di Kelas XI MAN 2 Aceh Utara. Skripsi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN AR-RANIRY Banda Aceh.

Rizal, M. (2014). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Multi Representasi terhadap Keterampilan Proses Sains dan Penguasaan Konsep IPA Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sains, 2(3), 159–165.

Published
2019-11-27