Pengembangan Sumber Daya Manusia Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian di Badan Penelitian dan Pengembangan

  • Nunuk Arie Suryana Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga
  • Zulfa Auliyati Agustina Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan
Keywords: Human resource development, individual development, career development.

Abstract

Human resource planning is done to anticipate the demands or needs of the organization's workforce in the future, so that a person's performance in the organization is one of the factors that determine the success of an organization. Human resources that lack attention will lead to unrest, a decrease in enthusiasm and enthusiasm for work, a decline in loyalty and achievement in question. With the decline in enthusiasm and enthusiasm for work, it will result in a high level of absenteeism that can harm the organization. The functional position of the staff analyst is the spearhead of PNS management so that it must understand staffing management starting from recruitment, placement and promotion to dismissal, besides expecting Diklat participants to become agents of change towards the negative image of civil servants and also having to carry out the function of socializing regulatory staff in their work environment . The approach in this study is qualitative. A qualitative approach is used because the main purpose of this study seeks to provide an overview in the implementation of Human Resource Development in the Job Analyst Functional Position in the Health Research and Development Agency. In this study using three components that influence the success of human resource development functional positions of staff analysts, namely individual development, career development, performance management.

References

Abidin, Zainal Said (2002). Kebijakan Publik. Jakarta : Yayasan Pancur Siwah.

Agustino, Leo (2008). Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Anwar Prabu Mangkunegara (2000) Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Cetakan Ke 2, Bandung, PT. Remaja Rosda Karya

Ardana, I Komang dkk. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Graha ilmu

Armstrong, Michael. 2006. Performance Management Key Strategies and Practical Guedelines 3rd Edition. London-Philadhelpia: Kogan Page Limited.

Brown, Judith.Training Needs Assessment: A Must for Developing an Effective Training Program Public Personnel Management 31.4 (Winter 2002): 569-574.

Budi Suhariyanto (2016), Rekonstruksi Pengembangan Karier Jabatan Fungsional Panitera Pengganti Peradilan di Indonesia, Jurnal Hukum dan Peradilan, Volume 5, Nomor 3.

Cahayani, Ati (2003). Dasar-dasar Organisasi dan Manajemen, Jakarta : PT Grasindo.

Chris Rowley & Keith Jackson. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia The Key Concepts, Cetakan Kesatu, Jakarta. PT Rajagrafindo Persada.

Danang, Sunyoto. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: PT Buku Seru. http://repository.upi.edu/17628/4/S_MBS_1001311_Bibliography

Dessler Gary. 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia.Edisi Ke-14. Diterjemahkan oleh : Diana Angelica. Jakarta : Salemba Empat.

Dunn, William N (1998), Pengantar Analisis Kebijakan Publik, Edisi Kedua (terjemahan), Gadjah Mada University:Yogyakarta.

Dunn, William N. (2003). Pengantar Analisis Kebijakan Publik, Edisi Kedua. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Edward III, George C. (1980). Implementing Public Policy, Washington D.C. : Congressional Quarterly Inc.

Grazulis Vladimiras dan Andrius Valickas. (2013). Development of Career System of Civil Service : The Lithuanian Case. Vilnius, Lithuania.

Handoko, Hani T. (2000) “Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusi” ,Edisi ke-4, BFPE: Yogyakarta.

Ismana, Arya (2000). Implementasi Kebijakan Jabatan Fungsional sebagai Jalur Pengembangan Karir (Studi Kasus Pada Badan Pertanahan Nasional). Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Marwansyah. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Alfabeta:Bandung

Mathis R.L dan Jackson J.H, 2002, Manajemen Sumber daya Manusia, Salemba Empat, Jakarta.

Muhammad Muhajir (2015), Analisis Pengembangan Karir Pegawai pada kantor Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, e-Jurnal Katalogis, Volume 3 Nomor 12.

Mustopodidjaja (1992). Studi Kebijakan. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Nawawi, Hadari. (2006). “Evaluasi dan manajemen kinerja di lingkungan perusahaan dan industry”, Gadjah Mada Univercity Press: Yogyakarta.

Noe, Raymond A, et al. 2010. Human Resources Management : Gaining a Competitive Advantage. Boston. McGraw Hill.

Pasolong, Harbani (2007). Teori Administrasi Publik. Bandung : CV Alfabeta.

Poniman Farid dan Yayan Hadiyat. (2015). Manajemen HR STIFIn Terobosan Untuk Mendongkrak Produktivitas. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Robins, Stephen.P dan Timothy A. Judge (2008). Perilaku Organisasi,Organizations Behavior, Edisi 12, Buku 2. Jakarta : Salemba Empat.

Sedarmayanti. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung. PT Refika Aditama.

Siagian, Sondang P. (1985). Organisasi, Kepemimpinan dan Perilaku Administrasi. Jakarta : LPEEUI. (2007). Fungsi-Fungsi Manajerial, Edisi Revisi. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Simanjuntak, Payaman J. (1985). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Soetrisno (1998), Bahan Diklat Prajabatan Golongan II : Dasar-dasar Administrasi Perkantoran. Jakarta : LAN RI.

Subarsono, A.G. (2005), Analisis Kebijakan Publik : Konsep, Teori dan Aplikasi, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Sugiyono (2008), Metode Penelitian Administrasi, Dilengkapi dengan Metode R&D, Edisi Revisi, Alfabeta, Bandung.

Sugiyono (2008), Metode Penelitian Administrasi, Dilengkapi dengan Metode R&D, Edisi Revisi, Alfabeta, Bandung.

Susanti, Wiwin (2004). Peningkatan Karier Pejabat Fungsional Analis Kepegawaian Pada Biro Organisasi Dan Kepegawaian LIPI. Skripsi. Jakarta : STIA LAN RI.

Tanjung, Yurisna (2005), Penilaian Kritis atas Model Proses Implementasi Kebijakan Donald S. Van Meter dan C.E. Van Horn, KESKAP Jurnal Ilmu-ilmu Sosial, Vol.3 No.2/Juni 2005, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

The Liang Gie (1965). Ilmu Administrasi. Yogyakarta : Liberty.

Thoha, Miftah (2005). Birokrasi Politik di Indonesia. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Thoha, Miftah. 2000. Peranan Ilmu Administrasi Publik dalam Mewujudkan Tata Kepemerintahan yang baik. Yogyakarta: PPs UGM

Umar, Husein (2008). Desain Penelitian MSDM dan Perilaku Karyawan, Paradigma Positivistik dan Berbasis Pemechan Masalah. Jakarta:Rajawali Pers.

Van Meter, Donald S. and Carl E. Van Horn (1975), “The Policy Implementation Process : A Conceptual Framework”. Administration and Society, Vol.6, No.4.

Wahab, Solihin Abdul (2005), Analisis Kebijakan : Dari Formulasi ke Implementasi kebijakasanaan Negara. Cetakan Kelima. Jakarta : Bumi Aksara.

Werner J dan DeSmone. 2011. Human Resources Development 5th Edition. South Western Cengage Learning Mason.

Widodo, Joko (2008). Analisis Kebijakan Publik : Kosep dan Aplikasi, Analisis Proses Kebijakan Publik. Malang : Bayumedia Publishing.

Winarno, Budi (2002). Teori dan Proses Kebijakan Publik. Yogyakarta : Media Pressindo.

Yuyun Widayanti (2014). Pengembangan Karier Pustakawan Melalui Jabatan Fungsional. Jurnal Perpustakaan Libraria. Volume 2 Nomor 1.

Dokumen Per Undang-Undangan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara.

Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2016 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian/Inpassing.

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 64 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan

Peraturan Menteri PANRB Nomor 25 Tahun 2016 tentang Nomenklatur Jabatan Pelaksana Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Peraturan Kepala BKN No. 11 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian.

Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 67 Tahun 2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian dan Angka Kreditnya, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 33 Tahun 2007.

Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 2 Tahun 2009 tentang Pedoman Penulisan Karya Tulis/Karya Ilmiah Analis Kepegawaian.

Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 3 Tahun 2009 tentang pedoman penyusunan formasi jabatan Analis Kepegawaian.

Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Nomor PER/36/M.PAN/11/2006 tentang Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian dan Angka Kreditnya sebagaimana telah diubah dengan Nomor PER/14/M.PAN/6/2008.

Published
2019-08-06