Penentuan Status Mutu Air Sungai Petapahan Kabupaten Kampar Dengan Metode Indeks Pencemaran
DOI:
https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v9i2.8080Keywords:
Indeks Pencemaran, Kampar, Kualitas Air, Sungai PetapahanAbstract
Sungai Petapahan yang terletak di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, memiliki fungsi penting sebagai sumber air untuk kebutuhan domestik, pertanian, perikanan, dan ekowisata di kawasan Hutan Adat Imbo Putui. Aktivitas masyarakat seperti perkebunan kelapa sawit, aktivitas pemanfaatan sungai secara langsung oleh masyarakat, serta pembuangan limbah domestik berpotensi menurunkan kualitas air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status mutu air Sungai Petapahan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) berdasarkan ketentuan baku mutu air Kelas II menurut PP No. 22 Tahun 2021. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juni–Juli 2025 di empat stasiun yang mewakili bagian hulu hingga hilir sungai. Parameter yang diukur meliputi suhu, pH, kekeruhan, DO, BOD₅, COD, TSS, nitrat, fosfat, dan Fecal coliform. Pengukuran dan analisis parameter kualitas air pada keempat stasiun penelitian dilakukan sebanyak 3 kali ulangan yang dilaksanakan setiap minggu. Air sampel diambil pada pagi hari hingga selesai. Pengukuran dan analisis sampel parameter kualitas air dilakukan selama tiga kali, karena telah dianggap cukup baik sebagai data representatif penilaian kualitas air sungai. Hasil analisis menunjukkan nilai IP pada Stasiun 1 sebesar 4,22, Stasiun 2 sebesar 4,25, dan Stasiun 3 sebesar 4,39 yang termasuk kategori tercemar ringan, sedangkan Stasiun 4 memiliki nilai IP sebesar 5,55 dan tergolong tercemar sedang. Peningkatan nilai Indeks Pencemaran (IP) ke arah hilir berkaitan dengan akumulasi beban pencemar organik dan indikator pencemaran Fecal coliform di sepanjang aliran sungai. Secara keseluruhan, kualitas air Sungai Petapahan masih dapat dimanfaatkan untuk keperluan perikanan dan rekreasi air, namun diperlukan pengelolaan limbah domestik dan pemantauan berkala untuk mencegah peningkatan tingkat pencemaran.
References
Amira, K., Wright, J. C., & Goya-Tocchetto, D. (2021). In-group love versus out-group hate: Which is more important to partisans and when? Political Behavior, 43, 473-494. https://doi.org/10.1007/s11109-019-09557-6
Anwar, K., Sukarjo, S., & Navianti, D. (2024). Pengetahuan dan Sikap Kepala Keluarga tentang Pengelolaan Sampah melalui Pemberdayaan di Daerah Aliran Sungai Sekanak Kota Palembang. Buletin Keslingmas, 43(2), 86-93. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v43i2.11513
Armadan, A., Badrun, Y., & Gesriantuti, N. (2022). Analisis Kualitas Lingkungan Sungai pada Penggunaan Lahan Berbeda Berdasarkan Keanekaragaman Makrozoobentos di Hutan Adat Imbo Putui. SIMBIOSA, 11(2), 101-109. https://doi.org/10.33373/sim-bio.v11i2.4695
Arnop, O., Budiyanto, B., & Saefuddin, R. (2019). Kajian Evaluasi Mutu Sungai Nelas dengan Metode Storet dan Indeks Pencemaran. aturalis Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 8(1), 15-24. https://doi.org/10.31186/naturalis.8.1.9158
Bahtiar, L. A., & Hidayat, J. W. (2019). Aplikasi Fitoremediasi Limbah Minyak Mentah Menggunakan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes). [Tesis]. Universitas Diponegoro.
Dwirastina, M. (2017). Analisis Peranan Tanaman Air Riparian terhadap Sumberdaya Ikan di Perairan Pulau Salah Nama Sungai Musi Sumatera Selatan. [Tesis]. Universitas Terbuka.
Fauzi, A. (2023). Analisis Status Mutu Air Sungai Kota Cimahi berdasarkan Metode Storet dan IP. Universitas Islam Indonesia.
Firmansyah, Y. W., Setiani, O., & Darundiati, Y. H. (2021). Kondisi Sungai di Indonesia Ditinjau dari Daya Tampung Beban Pencemaran: Studi Literatur. Jurnal Serambi Engineering, 6(2), 1879-1890. https://doi.org/10.32672/jse.v6i2.2889
Hakim, M. N., & Nur, A. (2020). Analisis Dampak Pencemaran Air Sungai Kahung terhadap Ekonomi Masyarakat Desa Belangian. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 3(2), 342-355. Retrieved from https://jiep.ulm.ac.id/index.php/jiep/article/view/2514
Hendri, W., Sari, R. T., Har, E., Gusmaweti, G., Azrita, A., Deswati, L., Muhar, N., Yuselmi, R., Nuriadilla, N., & Khoirirafika, K. (2018). Pengolahan Limbah Organik Dan Anorganik Sebagai Transmode Upaya Peningkatan Kreativitas Masyarakat Pantai Gondaria Pariaman. JCES: Journal of Character Education Society, 1(2), 44-49. https://doi.org/10.31764/jces.v1i2.1638
Indonesia, P. R. (2017). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Republic of Indonesia Law Number 36 of 2014 Concerning Health Workers.
Indriyati, L., & Naim, W. (2024). Analisis Air Minum Anak Stunting di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 19(2), 245–260. https://doi.org/10.47441/jkp.v19i2.392
Karliansyah, M. R. (2016). Petunjuk Teknis Pemulihan Kerusakan Lahan Akses Terbuka Akibat Kegiatan Pertambangan. Direktorat Pemulihan Kerusakan Lahan Akses Terbuka. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Khoirotunnissah, I. (2025). Keanekaragaman fitoplankton di aliran sungai Gembong Kota Pasuruan. [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Kusworo, O., & Arifin, B. A. (2015). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Kualitas Produk Tabungan Terhadap Kepuasan Nasabah Dengan Lokasi Sebagai Variabel Moderating (Studi Kasus Pada Nasabah Bni Syariah Di Surakarta). [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mahyudin, M., Soemarno, S., & Prayogo, T. B. (2015). Analisis kualitas air dan strategi pengendalian pencemaran air Sungai Metro di Kota Kepanjen Kabupaten Malang. Jurnal Pembangunan Dan Alam Lestari, 6(2), 105-114. Retrieved from https://jpal.ub.ac.id/index.php/jpal/article/view/193
Merten, O. W., Hebben, M., & Bovolenta, C. (2016). Production of lentiviral vectors. Molecular therapy. Methods & clinical development, 3, 16017. https://doi.org/10.1038/mtm.2016.17
Pasisingi, N., Pratiwi, N. T. M., & Krisanti, M. (2015). Water quality of the Cileungsi river upstream based on physical-chemical conditions. Depik: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 3(1), 56-64. https://doi.org/10.13170/depik.3.1.1376
Patahiruddin, P., & Bhakti B, F. K. (2025). Pengaruh Fosfat (PO4) Alami Tambak pada Pertumbuhan Rumput Laut Gracilaria verrucosa di Sulawesi Selatan. Jurnal Akuatiklestari, 9(1), 85-95. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v9i1.7391
Rahmadi, M. Z., Sitorus, S., Pagoray, H., & Widodo, N. T. (2025). Penentuan Status Mutu Air Menggunakan Metode Indeks Pencemaran pada Sungai Sanga-Sanga. Jurnal Atomik, 10(1), 68-75. https://doi.org/10.30872/ja.v10i1.1417
Rosalina, A. (2025). Penentuan Status Mutu Air Menggunakan Metode Indeks Pencemaran Di Sungai Bengawan Kota Tarakan. [Skripsi]. Universitas Borneo Tarakan.
Santika, Y. E. (2024). Analisis Status Mutu Air dengan Metode Indeks Pencemaran Berdasarkan Parameter Fisika-Kimia di Sungai Beji, Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Jurnal EKOSAINS, 16(1), 30-43. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/ekosains/article/view/84231
Waas, H., Tubalawony, S., & Hukubun, R. (2023). Kedalaman Klorofil Maksimum Selama Musim Peralihan II dan Implikasinya untuk Perikanan Tuna di Laut Banda. Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan, 2(1), 1-14. https://doi.org/10.30598/jlpvol2iss1pp1-14
Yuliati, Y., Sumiarsih, E., Adriman, A., Efawani, E., & Napitupulu, D. P. S. (2023). Water quality assesment of Pengambang River, Pekanbaru City, Riau Province, Indonesia using pollution index (PI). BIO Web of Conferences, 74, 05003. https://doi.org/10.1051/bioconf/20237405003
Yuliati, Y., Sumiarsih, E., Purwanto, E., Adriman, A., Mulyani, I., Nurfathihayati, N., & Nasution, K. R. (2024). Assessment of pollution load on surface water in the down-lower part of the Tapung Kiri river, Kampar regency, Riau. BIO Web of Conferences, 136, 05002. https://doi.org/10.1051/bioconf/202413605002
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dinda Muzdhaliva Alsya, Eni Sumiarsih, Adriman Adriman, Yuliati Yuliati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






