Pengelolaan Ekowisata Perairan di Kawasan Wana Wisata Curug Nangka Kabupaten Bogor dari Perspektif Pengunjung

  • Muhammad Ihsan Rifqi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University, Bogor, Indonesia 16680
Keywords: Visitors, Ecotourism, Resources, Wana Wisata Curug Nangka

Abstract

Wana Wisata Curug Nangka merupakan kawasan wisata yang terdapat ekosistem perairan yang memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian dan mempertahankan kelestarian fungsi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi berdasarkan perspektif pengunjung dalam penerapan pengelolaan di kawasan Wana Wisata Curug Nangka secara berkelanjutan. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Agustus 2019 di Wana Wisata Curug Nangka. Hasil penelitian menunjukkan, pengunjung wisata cukup puas, namun mereka mengeluh terkait aspek-aspek sarana, fasilitas, kebersihan dan keamanan lokasi objek wisata. Pengelola wisata perlu memperbaiki sarana dan prasarana di lokasi obyek wisata tersebut.

References

Boakye, K. (2006). Analysing inbound tourist perceptions of Ghana. Ghana J. of Geograph, 3: 135-151.

Fadilah, S.D. (2011). Analisis Willingness to Pay (WTP) pengunjung terhadap Paket Wsata Di Wana Wisata Curug Nangka (WWCN) Kabupaten Bogor. [Skripsi]. Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Fakultas Ekonomi Manajemen. IPB: Bogor.

KPH Bogor. (2002). Wana Wisata. [Internet]. (diunduh 2018 12 10). (http://perhutani-kphbgr.com).

Nurhidayah, & Musadad. (2017). Karakteristik pengunjung pada objek wisata Danau Cipogas Kabupaten Rokan Hulu. Jom FISIP, 4(2): 1-14.

Peraturan Daerah Kabupaten Bogor No. 19 Tahun 2008. Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bogor.

Premono, T.B., & Kunarso, A. (2008). Pengaruh perilaku pengunjung terhadap jumlah kunjungan di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi, 5(5): 423-433.

Rudek, J., Pearl, H.W., Mallin, M.A., & Bates, P.W. (1991). Seasonal and hydrological control of phytoplankton nutrient limitation in the lower Neuse River Estuary, North Carolina. Mar Ecol Prog Ser, 75: 133-142.

Sambali, H., Yulianda, F., Bengen, D.G., & Kamal, M.M. (2014). Analisis kelembagaan pengelola Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu. Jurnal Sosek KP, IX(1): 105-113.

Yilmaz,O., Mansuroglu, S., & Yilmaz, R. (2013). SWOT analysis of ecotourism an a tool for sustainable development: a case research in north-west Black Sea Coastal zone of Turkey. J of Environ Protect and Ecol, 14(2): 786-798.

Yulianda, F. (2019). Ekowisata Perairan Suatu Konsep Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Bahari dan Wisata Air Tawar. Bogor (ID): IPB Press.

Published
2020-11-30
How to Cite
Rifqi, M. I. (2020). Pengelolaan Ekowisata Perairan di Kawasan Wana Wisata Curug Nangka Kabupaten Bogor dari Perspektif Pengunjung. Jurnal Akuatiklestari, 4(1), 35-41. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v4i1.2557