Analisis Kesesuaian Kawasan Wisata Pantai di Pulau Terkulai Kelurahan Senggarang Kota Tanjungpinang

  • Herni Eriawati Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia 29111
  • Febrianti Lestari Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia 29111 https://orcid.org/0000-0003-4361-7038
  • Dedy Kurniawan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia 29111 https://orcid.org/0000-0003-0824-3368

Abstract

Penelitian mengenai analisis kesesuaian kawasan wisata pantai telah dilakukan di Pulau Terkulai Kelurahan Senggarang Kota Tanjungpinang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekologis, tingkat kesesuaian dan daya dukung kawasan wisata pantai. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kesesuaian kawasan wisata pantai di Pulau Terkulai berdasarkan potensi ekologis yaitu kedalaman, tipe pantai, lebar pantai, material dasar perairan, kecepatan arus, kemiringan pantai, kecerahan pantai, biota berbahaya, aksesibilitas, sarana dan prasarana, penutupan lahan pantai serta ketersediaan air tawar memiliki nilai indeks kesesuaian wisata pada titik sampling I dan II yaitu 73,86% dengan kategori sangai sesuai (S1) dan titik sampling III yaitu 68,42% dengan kategori cukup sesuai (S2). Daya dukung kawasan pantai Pulau Terkulai untuk aktivitas wisata pantai adalah 234 jiwa dengan pemanfaatan luas area 50 m2/orang untuk waktu kunjungan selama 3 jam/orang/hari.

References

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. (2016). Sektor Pariwisata Peluang Invertasi. [internet]. [diacu 15 Maret 2018]. Tersedia di http//:bappeda.kepri.go.id/index.php/data-informasi/potensi-daerah/47-potensi-daerah/207-sektor- pariwisata.

Chasanah, I., Purnomo, P.W., & Haeruddin. (2017). Analisis Kesesuaian Wisata Pantai Jodo Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7( 3): 235-243.

Fajriah, S.D., & Massadun. (2014). Pengembangan Sarana dan Prasarana untuk Mendukung Pariwisata Pantai yang Berkelanjutan (Studi Kasus: Kawasan Pesisir Pantai Wonokerto Kabupaten Pekalongan). Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 10 2): 218-233.

Febyanto, F., Praktikto, I., & Koesoemadji. (2014). Analisis Kesesuaian Wisata Pantai di Pantai Krakal Kabupaten Gunungkidul. Jurnal of Marine Research, 3 (4): 429-438.

Habibi, A., Adi, W., & Syari, A.I. (2017). Kesesuaian Wisata Pantai untuk Rekreasi di Pulau Bangka. Jurnal Sumberdaya Perairan, 11(1): 54-60.

Juliana. (2013). Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Bahari di Perairan Bandengan Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan, 9(1): 11-23.

Kamah, M.H., Sahami, F.M., & Hamzah, S.N. (2013). Kesesuaian Wisata Pantai Berpasir Pulau Saronde Kecamatan Pondo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 1(1): 1-15.

Karnanda, Lestari, F., & Kurniawan, D. (2019). Analisis Kesesuaian Kawasan Perairan Pulau Bungin untuk Ekowisata Snorkeling di Kecamatan Tambelan Kabupaten Bintan. Jurnal Pengelolaan Perairan, 2(1): 1-10.

Lelloterry, H., Pujiatmoko, S., Fandelli, C., & Baiquni, M. (2016). Pengembangan Ekowisata Berbasis Kesesuaia n dan Daya Dukung Kawasan Pantai (Studi Kasus Pulau Marsegu Kabupaten Seram Bagian Barat). Jurnal Budidaya Pertanian, 12(1): 25-33.

Lestari, L.H. (2013). Komparasi Karakteristik Pantai Peneluran Penyu (Kasus Pantai Pengumbahan dan Sindang Kerta Jawa Barat). Universitas Padjajaran.

Mizan, A., Lestari, F., & Susiana. (2018). Tingkat Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Pantai di Pulau Penjalin, Kabupaten Kepulauan Anambas. Jurnal Akuatiklestari, 2(1): 1-8. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v2i1.919

Noor, Y.R., Khazali, M., & Suryadiputra, N.N. (2006). Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. PHKA/WI -IP. Bogor.

Perdana, I.B., Suasti, Y., & Ahyuni. (2016). Identifikasi Potensi Fisik Pesisir Pantai Wisata Bahari Kelurahan Teluk Kabung Selatan Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Jurnal Geografi, 5(2): 123-130.

Subandi, I.K., Dirgayusa, I.G.N.P., & Asy-syakur, A.R. 2018. Indeks Kesesuaian Wisata di Pantai Pasir Putih Kabupaten Karangasem. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 4(1): 47-57.

Wanda, I.B.K., & Pangestuti, E. 2018. Pengaruh Pengembangan Komponen Destinasi Wisata terhadap Kepuasan Pengunjung (Survei pada Pengunjung Situs Trowulan). Jurnal Adnministrasi Bisnis (JAB), 55(3): 83 -91.

Yulianda, F. (2007). Ekowisata Bahari sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi. Makalah Seminar Sains pada Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (IPB). Bogor.

Yulianda, F., A. Fahrudin, A.A. Hutabarat, S. Harteti, Kusharjani, H.S. Kang, & L. Adrianto. (2010). Pengelolaan Pesisir dan Laut secara Terpadu. Pusdiklat Kehutanan-Departemen Kehutanan RI, SECEM-Korea International Cooperation Agency. Bogor.

Yulisa, E.N., Johan, Y., Hartono, D. (2016). Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Ekowisata Pantai Kategori Rekreasi Pantai Laguna Desa Merpas Kabupaten Kaur. Jurnal Enggano, 1(1): 97-111.

Yusuf, M. (2007). Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Kawasan Taman Nasional Karimunjawa secara Berkelanjutan. Buletin Ekonomi Perikanan, 4(2): 86-98.

Published
2019-05-30
How to Cite
Eriawati, H., Lestari, F., & Kurniawan, D. (2019). Analisis Kesesuaian Kawasan Wisata Pantai di Pulau Terkulai Kelurahan Senggarang Kota Tanjungpinang. Jurnal Akuatiklestari, 2(2), 38-51. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v2i2.2364