Inventarisasi Jenis Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Perairan Pulau Abang, Batam

Abstract

Mangrove adalah tumbuhan pasang surut yang dapat ditemukan di sepanjang pesisir laut. Ekosistem mangrove adalah salah satu ekosistem yang produktifitasnya tinggi, karena adanya dekomposisi serasah. Salah satu biota yang berasosiasi dengan ekosistem mangrove adalah gastropoda. Gastropoda merupakan salah satu bagian dari filum Moluska. Gastropoda yang hidup di daerah mangrove, memiliki adaptasi spasial yakni dengan cara hidup di atas permukaan substrat yang berlumpur atau tergenang air (epifauna), hidup menempel pada akar, batang dan daun mangrove (tree fauna) dan hidup membenamkan diri di dalam lumpur atau substrat (infauna). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis gastropoda pada ekosistem mangrove di perairan Pulau Abang, Batam. Penelitian ini dilakukan pada bulan September tahun 2016 di salah satu titik stasiun monitoring mangrove LIPI (BTMMG1)  perairan Pulau Abang, Batam. Gastropoda yang diambil di stasiun monitoring mangrove yaitu gastropoda yang berada di atas permukaaan substrat (epifauna). Sampel gastropoda diambil dengan cara mengutip dengan menggunakan tangan. Pengambilan sampel dilakukan pada saat surut kering. Masing-masing plot berukuran satu kali satu meter untuk pengambilan sampel gastropoda di dalam plot mangrove 10m x 10m. Jenis gastropoda yang ditemukan berasosiasi dengan ekosistem mangrove sebanyak sepuluh jenis dari enam family yaitu Terebralia sulcata, Terebralia semistriata, Cerithidea quadrata, Cerithidea cingulate, Nerita planospira, Nerita picea, Chicoreus capucinus, Littoraria scabra, Natica sp. dan Ellobium aurismidae. Jenis yang paling mendominasi adalah jenis Ellobium aurismidae.

References

Elviana, S., & Lantang, B. (2016). INVENTARISASI GASTROPODA PADA EKOSISTEM MANGROVE DI PERAIRAN PANTAI PAYUMB, KABUPATEN MERAUKE. AGRICOLA, 6(1), 40–45. Retrieved from http://ejournal.unmus.ac.id/index.php/agricola/article/view/395

Ernanto, R., Agustriani, F., & Aryawaty, R. (2014). Struktur Komunitas Gastropoda Pada Ekosistem Mangrove di Muara Sungai Batang Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Maspari Journal, 1, 73–78. Retrieved from http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/maspari/article/view/1128

Kurniawan, D. (2011). Studi Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Karang Goniopora stokesii (Blainville, 1830) Menggunakan Teknologi Biorock. Universitas Hasanuddin.

Hutabarat, S., Soedarsono, P., Cahyaningtyas, I., Perikanan, J., Perikanan, F., Soedharto, J. P. H., … Fax, T. (2013). JOURNAL OF MANAGEMENT OF AQUATIC RESOURCES Volume 2 , Nomor 3 , Tahun 2013 , Halaman 74-84 Online di : http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/maquares Studi Analisa Plankton untuk Sungai Babon Semarang, 2, 74–84.

Poutiers, J.M. (1998). Gastropods, pp 364-382. In Carpenter, K.E and V.H. Niem. 1998. FAO Species Identification Guide for Fishery Purposes. The Living Marine Resources of The Western Central Pacific 1. Seaweeds, Corals, Bivalves and Gastropods. Rome. 686p.

Susiana. (2011). Diversitas Dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda Dan Bivalvia Di Estuari Perancak, Bali. Universitas Hasanuddin.

Published
2017-11-30
How to Cite
Susiana. (2017). Inventarisasi Jenis Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Perairan Pulau Abang, Batam. Jurnal Akuatiklestari, 1(1), 1-6. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v1i1.2354