Sosialisasi Administrasi Kependudukan Bagi Suku Laut di Kabupaten Lingga

  • Marisa Elsera Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Heni Widiyani Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Lia Nuraini Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Ayu Efrita Dewi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Taufiqqurrachman Taufiqqurrachman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Susilawati Susilawati Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Yuliana Yuliana Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Patmawati Patmawati Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Iswahyudi Iswahyudi Mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Firdaus Firdaus Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji
Keywords: Population Administration, Sea Tribe, Socialization, Civil Registration

Abstract

Population administration is a series of activities for structuring and controlling population data and documents through population registration, civil registration and population information management. Population Administration is a right for all communities, including the Sea Tribe as a Remote Indigenous Community (KAT). However, due to limited access and knowledge, some of them have not taken care of population administration. The socialization was carried out to solve the problem of the lack of administrative records with a pick-up system. The purpose of this activity is to provide population administration guidance to the Sea Tribe community in Lingga Regency, through socialization by distributing leaflets, discussions and mentoring

References

A Samad Ahmad.1985.Kerajaan Johor-Riau, Kuala Lumpur, Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Pelajaran Malaysia.

Departemen Sosial RI, Direktorat Jendera Pemberdayaan Sosial, Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil.

Departemen Sosial RI, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, Direktorat Pemberdayaan komunitas Adat Terpencil Tahun I, II, dan III. 2009. Penguatan Pendamping Sosial Komunitas Adat Terpencil.

Elsera, Marisa. 2019.Identifikasi Permasalahan dan Upaya Pemberdayaan Suku Laut di Dusun Linau Batu, Desa Tanjungkelit, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Bandung: Jurnal SosioGlobal

Elsera, Marisa 2019. Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Suku Laut: Praktik Sosial Suku Laut di Dusun Linau Batu Desa Tanjung Kelit Kabupaten Lingga. Tanjungpinang: UMRAH PRESS.

Sri Wahyuni, Dampak Pembinaan Kesejahteraan Sosial Terhadap Peningkatan Pendapatan Suku Sakai Oleh Perusahaan Caltex di Duri, Skripsi tahun 2000

Zen, Mohammad.2009. Orang Laut Studi Etnopedagogi. Jakarta: Yayasan Bahari Nusantara.

Published
2021-11-01
How to Cite
Elsera, M., Widiyani, H., Nuraini, L., Dewi, A. E., Taufiqqurrachman, T., Susilawati, S., Yuliana, Y., Patmawati, P., Iswahyudi, I., & Firdaus, F. (2021). Sosialisasi Administrasi Kependudukan Bagi Suku Laut di Kabupaten Lingga. Takzim : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 40-47. https://doi.org/10.31629/takzimjpm.v1i1.3842