Strategi Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Bintan

  • Okparizan Okparizan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Adji Suradji Muhammad Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Rudi Subiyakto Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Taufiqqurahman Taufiqqurahman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Desri Gunawan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Glory Yolanda Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Nurjana Nurjana Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UMRAH
  • Riswanda Oktavianti Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum FISIP UMRAH
  • Alfurqan Alfurqan Mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Publik FISIP UMRAH
  • Rangga Abdi Sulian Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional FISIP UMRAH
Keywords: Strategy, Tourism Village, Bintan Regency

Abstract

The purpose of this Community Service activity is to encourage and support the development of tourism villages in Bintan Regency through various development strategies. The method of delivering material in this activity is a zoom meeting through lectures and discussions. The conclusion of this activity is the need for collaboration and coordination between various parties, both local government, village government, village-owned enterprises, private sector and village communities to develop tourist villages in Bintan Regency.

References

Adinugraha, H. H., Sartika, M., & Kadarningsih, A. (2018). Desa Wisata Halal: Konsep Dan Implementasinya Di Indonesia. Jurnal Human Falah, 5(1), 28–48.

Ahda, M. (2018). Pengembangan Desa Wisata Banguncipto. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 89. https://doi.org/10.12928/jp.v1i1.324

Arfandi; Adhayanto, O. (2015). Kebijakan Pengembangan Pariwisata Berbasis Kemaritiman (Studi pada Kabupaten Kepulauan Anambas). Kemudi: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(2), 104–117. https://ojs.umrah.ac.id/index.php/kemudi/article/view/742

Budhi Pamungkas Gautama, Yuliawati, A. K., Nurhayati, N. S., Fitriyani, E., & Pratiwi, I. I. (2020). Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 355–369. https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414

Herdiana, D. (2019). Peran Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 6, 63. https://doi.org/10.24843/jumpa.2019.v06.i01.p04

Komariah, N., Saepudin, E., & Yusup, P. M. (2018). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(2), 158–174. https://doi.org/10.26905/jpp.v3i2.2340

Nugroho, D. S. (2017). Desa Wisata Sebagai Community Based Tourism. Upajiwa Dewantara, 1(2), 68–82. https://doi.org/10.26460/mmud.v1i2.1974

Prameswari, D. R., Ardhyanto, A., & Kusuma, H. E. (2018). Korespondensi Motivasi Pengunjung dan Karakteristik Desa Wisata. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 7(1), 24–31. https://doi.org/10.32315/jlbi.7.1.24

Purwanti, I. (2019). Strategi Kelompok Sadar Wisata dalam Penguatan Desa Wisata. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 8(3), 101–107. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fisip/article/view/1792

Rofiq, A. (2017). Perubahan masyarakat Desa Wisata Bejiharjo pada tahun 2010-2015. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 1. https://doi.org/10.21831/jppm.v4i1.10035

Trisnawati, A. E., Haryono, H., & Wardoyo, C. (2018). Pengembangan Desa Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 3(1), 29–33. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/

Published
2021-11-01
How to Cite
Okparizan, O., Muhammad, A. S., Subiyakto, R., Taufiqqurahman, T., Gunawan, D., Yolanda, G., Nurjana, N., Oktavianti, R., Alfurqan, A., & Sulian, R. A. (2021). Strategi Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Bintan. Takzim : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 33-39. https://doi.org/10.31629/takzimjpm.v1i1.3821