Potensi Ekonomi Wisata Bahari Bagi Masyarakat Pesisir Kabupaten Bintan; Studi Pengembangan Kawasan Wisata Kecamatan Gunung Kijang

  • Donie Tuah Fitriano Putra Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Riau
  • Hendra Kurniawan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Riau
Keywords: Economic Potential, Marine Tourism, Coastal Communities

Abstract

The tourism sector plays an important role in the economy and development of a nation. When talking about marine tourism, the archipelago has an advantage because it is closely related to the sea, beaches or lakes. The strategic position of Bintan Regency which is rich in marine tourism resources is of course economically profitable. The purpose of conducting research on the economic potential of marine tourism for coastal communities in Bintan Regency, especially in Gunung Kijang District, is carried out as an effort to maximize the potential of marine tourism in the Gunung Kijang District area to make it more attractive to visit so that coastal communities get economic benefits from tourism activities. The research was conducted through a qualitative descriptive approach in which the research described the actual conditions or circumstances of the object under study. Data collection methods by collecting primary and secondary data. The results showed that marine tourism owned by Gunung Kijang District was very diverse and had great potential to improve the economy of coastal communities, but it was not well managed and structured. The attractiveness of existing marine tourism is only running stagnant and the auto pilot is without an element of novelty and fulfills the elements in the implementation of tourism, namely "to see", "to learn", to taste, and to experience of something.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Donie Tuah Fitriano Putra, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Riau

Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau

Hendra Kurniawan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Riau

Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau

References

Afrizal, A & Nazaki, N (2017). Peran Pemerintah Kabupaten Bintan Dalam Meningkatkan Kemampuan Desa Terhadap Pengelolaan Kewenangan (Studi Pelaksanaan Kewenangan Desa Malang Rapat Dalam Mengelola Potensi Wisata). Jurnal Sehat. Vol.5, No.1 http://ojs.umrah.ac.id/index.php/selat

Aryunda, H (2011). Dampak Ekonomi Pengembangan Kawasan Ekowisata Kepulauan Seribu. Jurnal Perencanaan Wilayah, dan Kota. Vol. 22 No. 1 H.1-16. https://core.ac.uk/download/pdf/291485315.pdf

Brahmanto, E & Wiradipoetra, A.F (2016). Analisis Persepsi Wisatawan Mengenai Penurunan Kualitas Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Berkunjung. Jurnal Pariwisata. Vol.III, No.2. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jp/article/view/1561/1159

Gunn, C.A & Var, T. (2002) Tourism Planning: Fourth edition-Basic. Concepts. Case, New York, Routledge: Copyright by Taylor & Francis Book, Inc.

Hall, Michael C & Page, Stephen J (2014). The Geography of Tourism and Recreation Environement, Place and Space Fourth Edition. Routledge. London.

Hery, Hermawan (2016). Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata. Vol. 3 No.2.

https://doi.org/10.22146/jnp.52178

https://doi.org/10.31311/par.v7i2.8810

https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jp/article/view/1383

https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmusos/article/view/20090/13800

https://ojs.unud.ac.id/index.php/destinasipar/article/view/67957/37593

https://today.line.me/id/v2/article/Menyusuri+Keindahan+Pantai+Trikora+Bintan-NPJVmO

Judisseno, K. Rimsky (2017). Aktivitas dan Komplesitas Kepariwisataan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Kismartini, et.al (2018). Strategi Pengembangan Banjir Kanal Barat Sebagai Daya Tarik Wisata di Kota Semarang. Jurnal Ilmu Sosial. Vol 17 No.1, hal 64-76.

Kompas.com (2019). Menyusuri Keindahan Pantai Trikora Bintan.

Kusumastanti, Tridoyo (2015). Pengembangan Ekonomi Wisata Bahari Dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi Kelautan Nasional. Pusat Studi Sumber Daya Pesisir dan Laut Institut Pertanian Bogor.

Larsati, Restia (2020). Skripsi Analisis Hubungan Potensi Obyek Wisata Dan Tingkat Valuasi Wisatawan Pantai Di Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Lipi (2010). Kajian Pengembangan Ekowisata Nahari Sebagai Mata Pencaharian Alternatif Bagi Masyarakat di Kabupaten Bintan. http://coremap.oseanografi.lipi.go.id/berita/903

Liputan6.com. (2019, February 13). Industri Pariwisata Sumbang Devisa Tertinggi Setelah CPO. Retrieved from https://www.liputan6.com/bisnis/read/3894129/industri-pariwisata-sumbang-devisa-tertinggi-setelah-cpo

Muktialie, M & Rahman, Y (2014). Pengaruh Aktivitas Pariwisata Pantai Taplau Kota Padang Terhadap Ekonomi, Sosial, Masyarakat dan Lingkunga. Jurnal Teknik PWK. Vol 3 No.2. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/pwk/article/view/6802/6812

Nugroho, SBM (2020). Beberapa Masalah Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata Di Indonesia. Pariwisata. Vol.7. No.2.

Nuryadi, R & Rajab MA (2020). Pengaruh Pengembangan Obyek Wisata Terhadap Kepuasan Wisatawan Pantai Akkarena Kota Makasar. Jurnal Industri Pariwisata. Vol. 3 No.1. http://jurnal.usahid.ac.id/index.php/pariwisata/article/view/44/38

Orams, M. (2002). Marine Tourism: Development, Impacts And Management: Routledge.

Pendit, S. N. (1994). Ekonomi Pariwisata dan Prospeknya. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia No. 50 tahun 2011 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 – 2025.

Pitana, I.G dan Putu, G (2009). Sosiologi Pariwisata.Yogyakarta. Penerbit Andi.

Rahma, A. A (2020). Potensi Sumber Daya Alam Dalam Mengembangkan Sektor Pariwisata di Indonesia. Jurnal Nasional Pariwisata. Vol.12 No.1.

Sanjiwani, PK & Handayani, GL (2020). Pengaruh Aktivitas Ekslusif Sempadan Pantai Bagi Kehidupan Masyarakat di Pantai Double-Six. Jurnal Destinasi Pariwisata. Vol.8 No.2.

Soejarwo, AP., Triyanti, R. & Muawanah, Umi (2020). Dampak Ekonomi Wisata Bahari di Kabupaten Alor. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Vol.15 No.1 H.33-46. http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/sosek/article/view/8841

Sugihamretha, I Dewa G (2018). Model Pengembangan Daya Saing Wisata Bahari di Pulau Nikoi, Propinsi Kepulauan Riau. Jurnal Perencanaan Pembangunan. Vol. II No.3.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.

Yoeti, Oka A, (1996). Pengantar Ilmu Pariwisata. PT. Angkasa, Bandung.

Published
2021-05-11
How to Cite
Putra, D. T. F., & Kurniawan, H. (2021). Potensi Ekonomi Wisata Bahari Bagi Masyarakat Pesisir Kabupaten Bintan; Studi Pengembangan Kawasan Wisata Kecamatan Gunung Kijang. Prosiding Seminar Nasional Perbatasan Dan Desa (SNPD), 1(1), 22-33. Retrieved from https://ojs.umrah.ac.id/index.php/snpd/article/view/3299