ANALISIS FUNGSI BAHASA DALAM KOMUNIKASI ADAT BEJEGHUM: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK

  • Febi Junaidi Universitas Sebelas Maret
  • Empep Mustopa
  • Ari Putra
  • Sani Aryanto

Abstract

Bejeghum merupakan salah satu kebudayaan yang ada di Bengkulu Selatan. Kegiatan bejeghum dilakukan pada berbagai konteks. Pada pelaksanaannya, seseorang akan datang ke rumah setiap masyarakat di Kedurang dengan tujuan untuk mengundang agar hadir pada kegiaatn tertentu. Bejeghum dilakukan oleh seorang perempuan, bukan oleh laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai jenis bejeghum dan fungsi bahasa pada komunikasi yang dilakukan saat bejeghum. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara. Tahapan teknik analisis data meliputi pengumpulan data, pemilihan data, penafsiran data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya bejeghum terdiri atas banyak jenis seperti bejeghum saat acara bahagia dan bejeghum saat adanya berita duka. Bejeghum saat ada yang menikah, meninggal dunia, syukuran, dan bejeghum untuk kegiatan kebudayaan tertentu. Lebih jauh, bahasa yang digunakan dapat berupa permohonan, perintah, undangan, dan pemberitahuan. Hal ini menunjukkan bahwa bejeghum memiliki banyak karakteristik berdasarkan tujuannya.

References

Amna, Shally. (2018). Identifying Pragmatic Failures in Dialogue Scripts of EFL Learner. Journal of Language Education Development. Vol 1, No 1.

Austin, J.L. (1962). How to Do Things with Words. Britain: Oxford Unuversity Press.

Arifiany, Nurinna, Maharani P. Ratna, dan S.I Trahutami. (2016). Pemaknaan Tindak Tutur Direktif dalam Komik “Yowamushi Pedal Chapter 87-93”. Jurnal Japanese Literature. Vol 2, No 1.

Biçer, N. (2017). The Views of Syrian Refugees Migrating to Turkey on the Turkish Language and Culture: Kilis Case. Journal of Education and Training Studies. https://doi.org/10.11114/jets.v5i3.2100

Brown dan Levinson. (1978). Universal in Language Usage: Politeness Phenomena. Cambridge: Cambridge University Press.

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. (2010). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Renka Cipta.

Chaer, A. dan Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Fraser, B. (1990). Perspectives on politeness. Journal of Pragmatics. https://doi.org/10.1016/0378-2166(90)90081-N

Gunawan, F. (2013). Wujud Kesantunan Berbahasa Mahasiswa terhadap Dosen di STAIN Kendari: Kajian Sosiopragmatik. JURNAL ARBITRER. https://doi.org/10.25077/ar.1.1.8-18.2013

Gusriani, Nuri, Atmazaki, dan Ellya Ratna. (2012). Kesantunan Berbahasa Guru Bahasa Indonesia dalam Proses Belajar Mengajar di SMA Negeri 2 Lintau Buo. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol 1, No 1.

Hasibuan, N. H. (2005). Perangkat Tindak Tutur dan Siasat Kesantunan Berbahasa (Data Bahasa Mandailing). Logat: Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra.

Ibrahim. Abd. Syukur. (1993). Kajian Tindak Tutur. Surabaya: Usaha Nasional.

Junaidi, Febi. (2017). The role of berasan bekule culture as the customary law within the society of Pasemah in Bengkulu Selatan. Yogyakarta. IIFAS Proceeding.

Leech, Geoffrey N. (1983). Principles of Pragmatic. London: Longman.

Leech, Geoffrey N. (1993). Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: Universitas Indonesia.

Mahsun. (2007). Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Mustika, Ika. Mentradisikan Kesantunan Berbahasa: Upaya Membentuk Generasi Bangsa yang Berkarakter. SEMANTIK: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. STKIP Siliwangi Bandung.

Nadera, B. (2018). Integrating Cultural Activities in the Algerian Language Classroom: On The Move Textbook. Advances in Language and Literary Studies. https://doi.org/10.7575/aiac.alls.v.9n.5p.65

Nazir, Moh. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia.

Nurinna Arifiany, Maharani P. Ratna, S. I. T. (2016). Pemaknaan Tindak Tutur Direktif Dalam Komik “Yowamushi Pedal Chapter 87-93.” Journal of Chemical Information and Modeling.

ODE, W. N. (2015). Kesantunan Berbahasa Indonesia Dalam Lingkungan Keluarga (Kajian Sosiopragmatik). Jurnal Humanika.

Oxford, R. L., & Gkonou, C. (2018). Interwoven: Culture, language, and learning strategies. Studies in Second Language Learning and Teaching. https://doi.org/10.14746/ssllt.2018.8.2.10

Rahardi, Kunjana. (2005). Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Airlangga.

Sari, F. D. P. (2012). Tindak Tutur dan Fungsi Tuturan Ekspresif Dalam Acara Galau Nite Di Metro Tv: Suatu Kajian Pragmatik. Skriptorium.

Sastromiharjo, Andoyo. (2001). Kesalahan Pragmatik Pembelajar BIPA. Makalah. Oktober 2001. Bali.

Sudaryanto. (1988). Metode Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sukino. (2004). Memahami Wacana Bahasa Indonesia. Bengkulu: Unib Press.

Wijana, I Dewa Putu. (19960. Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi.

Yule, George. 2006. Pragmatik. Edisi Terjemahan oleh Fajar Wahyuni. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zakaria, Jelita dan Rosa Apria Gustiani. (2017). Kesantunan Berbahasa Pedagang dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Ikan Kelurahan Pasar Bengkulu Kota Bengkulu. LITERALISASI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol 5, No 2.

Published
2020-11-23
How to Cite
Junaidi, F., Mustopa, E., Putra, A., & Aryanto, S. (2020). ANALISIS FUNGSI BAHASA DALAM KOMUNIKASI ADAT BEJEGHUM: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK. Jermal, 1(2), 79-88. https://doi.org/10.31629/jermal.v1i2.2709