Bahtera Inovasi https://ojs.umrah.ac.id/index.php/bahterainovasi <p><em>Jurnal </em><em>Bahtera Inovasi</em><em>,</em> diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Maritim Raja Ali Haji, secara berkala (setiap enam bulan) dengan tujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil penelitian ekonomi maritim kepada akademisi, praktisi, mahasiswa dan pihak berkepentingan yang tertarik pada penelitian ekonomi maritim.</p> <p>Lingkup penelitian ekonomi maritim yang dimuat dalam <em>Jurnal Bahtera Inovasi</em> meliputi bidang penerapan, pengembangan dan pendidikan ilmu akuntansi, ilmu manajemen dan ilmu ekonomi dalam konsep dasar maritim.</p> Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UMRAH en-US Bahtera Inovasi 2613-9243 ANALISIS ANALISIS JARINGAN SOSIAL BURSA JUAL BELI FACEBOOK DI KEPULAUAN RIAU https://ojs.umrah.ac.id/index.php/bahterainovasi/article/view/1728 <p>Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi UMKM yang besar, namun dengan keadaan geografisnya yang 95% terdiri dari lautan, dengan jumlah pulau berpenghuni hanya 394 dari 1.796 yang tersebar merata menjadikannya disadvantage bagi mereka dalam memasarkan produknya. Oleh karena itu teknologi sistem informasi bisa memberikan solusinya, seperti e-commerce dalam bentuk pemasaran melalui jaringan sosial media. Namun belum ada data yang menggambarkan bentuk jaringan pemasaran online dan efektifitas pemasaran online bagi UMKM di Provinsi Kepri. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Jaringan Sosial, untuk melihat implementasi e-commerce dalam bentuk pemasaran dan perdagangan online melalui jaringan sosial. Kami menemukan bahwa: 1. Bentuk pola jaringan marketing dan jual-beli online (e-commerce) oleh UMKM yang terdapat di Provinsi Kepulauan Riau masih terpusat pada kota dan kabupaten yang sudah lebih dahulu berkembang dan memiliki akses yang lebih baik untuk melakukan jual beli online. Baik dalam arti fasilitas mauapun letak geografis dan tingkatan ekonominya; 2. Karakteristik jaringan jual-beli online di Provinsi Kepulauan Riau masih bersifat kedaerahan. Artinya jaringan masih terkumpul pada kota dan kabupaten bersangkutan. Walaupun dijumpai beberapa node juga memiliki jaingan lebih dari satu BJB.; 3. Hubungan antar BJB di kepri masih bersifat sentral, dan belum menyebar.; 4. Faktor-faktor yang mendukung berkembangnya pemasaran online di kepri adalah fasilitas internet yang baik dan adanya standarisasi produk. Saran kami bagi pemerintah daerah adalah agar lebih meningkatkan fasilitas jaringan online dan mensosialisasi dan meningkatkan pengetahuan para penggiat UMKM untuk lebih focus pada pemasaran online. Tentu ini memerlukan dukungan dari pihak pemerintah daerah masing-masing.</p> Firmansyah Kusasi Iranita Iranita Copyright (c) 2019 Bahtera Inovasi 2019-11-28 2019-11-28 3 1 67 80