KONDISI PERIKANAN TANGKAP DI PERAIRAN KOTA DUMAI, PROVINSI RIAU

  • Marislands Journal Universitas Maritim Raja Ali Haji

Abstrak

Sektor perikanan memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat pesisir Kota Dumai. Produksi perikanan tangkap menyumbang 90 persen produksi perikanan di Kota Dumai, namun dalam kurun waktu tahun 2006 – 2010 produksi perikanan turun berkisar 50 persen. Perairan laut Kota Dumai yang dipengaruhi kondisi perairan Selat Malaka dan jalur transportasi laut internasional, diduga memberikan dampak terhadap kondisi perikanan tangkap. Salah satu dampak tersebut, area tangkap nelayan yang semakin jauh dari wilayah pantai, sehingga menyebabkan biaya produksi semakin tinggi. Oleh karena itu, makalah ini bertujuan untuk mengkaji kondisi perairan Kota Dumai sebagai kawasan penangkapan ikan dengan pendekatan sosial ekonomi. Berdasarkan hasil analisis, diduga kondisi perikanan tangkap pada kawasan perairan Kota Dumai memiliki kecenderungan kurang berkelanjutan. Hasil analisis menggambarkan perikanan tangkap cenderung tidak dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat pesisir di Kota Dumai.

Referensi

Arief, H., Dewi, N., dan Yusri, J. 2014. Kebijakan Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Kota Dumai Provinsi Riau. Berkala Perikanan Terubuk 42(1): 92-105.

Arief, H., Dewi, N., Yusri, J. 2014. Analisis Potensi Lestari Perikanan Tangkap di Kota Dumai Provinsi Riau. Indonesian Journal of Agricultural Economics. 5(2): 137-155.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2015. Dumai Dalam Angka 2015. Badan Pusat Statistik Kota Dumai.

Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Dumai. 2015. Statistik Perikanan Tangkap Kota Dumai. Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Dumai.

Fauzi, A. 2010. Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan (p.98). Jakarta: PT. Gramedia Pusaka Utama.

Isnaniah. 2009. Pengembangan Perikanan Tangkap Berbasis Sumberdaya Ikan Demersal di Perairan Kota Dumai Provinsi Riau (p 54). M.Si Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Mulyani, A. T. 2013. Kebijakan Pengembangan Ekonomi Perikanan Tangkap Berkelanjutan di Provinsi DKI Jakarta (p 137). M.Si Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Nurmalina, R. 2008. Analisis Indeks dan Status Keberlanjutan Sistem Ketersediaan Beras di Beberapa Wilayah Indonesia. Jurnal Argo Ekonomi. 26(1): 47-79.

Pitcher, T.J., dan Preikshot D. 2001. RAPFISH: A Rapid Appraisal Technique to Evaluate the Sustainability Status of Fisheries. Elsevier. Journal of Fisheries Research. 49: 255-270.

Tuhuteru, A. 2015. Kajian Ekonomi Peran Lembaga Keuangan Mikro dalam Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Pelagis Besar di Kota Ambon. M.Si Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Wahyudin, Y. 2004. Karakteristik Sumberdaya Pesisir dan Laut Kawasan Teluk Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi (p 21). M.Si Tesis. Institut Pertanian Bogor.
Diterbitkan
2018-11-05
Bagian
Articles